Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ribuan Warga Berebut SHU! Polda NTB Kawal Ketat Pembagian Dana Koperasi Salonong Bukit Lestari di Sumbawa

Marthadi • Jumat, 28 November 2025 | 10:18 WIB

Polisi mengawal pembagian dana Koperasi Salonong Bukit Lestari kepada warga lingkar tambang di Sumbawa.
Polisi mengawal pembagian dana Koperasi Salonong Bukit Lestari kepada warga lingkar tambang di Sumbawa.
LombokPost — Ribuan warga dari tiga kecamatan lingkar tambang di Sumbawa memadati Lapangan Tenis Mapolres Sumbawa, Rabu (26/11), demi menerima Sisa Hasil Usaha (SHU) dari Koperasi Salonong Bukit Lestari (SBL).

Pembagian dana yang ditunggu-tunggu itu berlangsung dengan pengamanan ketat Polda NTB dan Polres Sumbawa.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan pendampingan ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang digelar pada 17 November lalu.

Kepolisian, kata dia, memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan transparan, mulai dari pengamanan lokasi hingga pengawalan dana.

Baca Juga: Antisipasi Kasus Perundungan di Lingkungan Kampus, UBG Gelar Kegiatan Penerangan Hukum

1.105 Warga dari 11 Desa Terima SHU

Total penerima manfaat pada kegiatan ini mencapai 1.105 orang yang berasal dari tiga kecamatan:

- Kecamatan Lantung (4 desa)

- Kecamatan Lopok (4 desa)

- Kecamatan Moyo Hulu (3 desa)

Berikut rincian penerimanya:

- Desa Berora: 247 orang

- Desa Lito: nihil

- Desa Langam: 214 orang

- Desa Pungkit: 75 orang

- Desa Sebasang: 105 orang

- Desa Batu Terong: 133 orang

- Desa Tatede: 55 orang

- Desa Ai Mual: 15 orang

- Desa Lantung: 71 orang

- Desa Padesa: 31 orang

- Desa Sepukur: 159 orang

Baca Juga: Menuju Kampus Berdampak Global, UMMAT Dorong Internasionalisasi Pola Pikir Dosen dan Mahasiswa

Selain SHU, warga juga menerima bantuan 10 kilogram beras. Untuk memastikan ketertiban, setiap penerima diberi tanda tinta di jari kelingking sebagai bukti telah mengambil haknya.

Banyak Warga Diwakilkan

Tak sedikit penerima yang berhalangan hadir. Pemerintah desa kemudian mengutus perangkat desa sebagai perwakilan resmi. Jumlah warga yang diambilkan bervariasi—mulai dari 10 hingga 152 orang—bergantung kondisi geografis dan jarak desa masing-masing.

Pendataan Digital Terintegrasi

Pembagian SHU tahun ini menggunakan aplikasi digital “Sistem Pendataan dan Distribusi SHU Koperasi Tambang Rakyat” yang terhubung ke data kependudukan nasional melalui NIK. Sistem ini memudahkan panitia memastikan siapa yang sudah atau belum menerima SHU, sekaligus menghindari duplikasi data.

Baca Juga: BPS Sorot Nilai Investasi NTB Tinggi tapi Minim Serapan Tenaga Kerja

Polisi Turun Lengkap

Personel Polda NTB dan Polres Sumbawa diterjunkan untuk pengamanan terbuka dan tertutup, termasuk pengawalan dana hingga pengaturan arus keluar-masuk warga. Polisi juga mendampingi panitia secara teknis demi memastikan tidak ada penyimpangan.

“Sinergi antara kepolisian, koperasi, dan pemerintah desa penting agar distribusi SHU berlangsung bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Kholid.

Pendistribusian SHU Koperasi SBL ini diharapkan memperkuat hubungan antara koperasi dan masyarakat lingkar tambang, sekaligus memastikan manfaat usaha benar-benar kembali kepada warga. (*)

Editor : Marthadi
#polda ntb #pendataan #warga lingkar tambang #Salonong bukit lestari #SHU koperasi