Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Provinsi NTB dan Sulsel Sepakat Perluas Kerja Sama, Gubernur Sulsel Puji Bawang dan Pariwisata NTB

Lombok Post Online • Senin, 8 Desember 2025 | 11:34 WIB

 

KERJA SAMA: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat melakukan pertemuan di Pendopo Gubernur NTB, Jumat (5/12).
KERJA SAMA: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat melakukan pertemuan di Pendopo Gubernur NTB, Jumat (5/12).
 

LombokPost - Provinsi NTB dan Sulawesi Selatan (Sulsel) sepakat untuk memperluas kerja sama dalam berbagai sektor. Mulai dari pariwisata, pertanian, hingga pengembangan UMKM dan kerajinan.

Kedekatan NTB dan Sulsel bukan hanya secara geografis dan budaya, tetapi juga diwujudkan dalam kerja sama konkret. Baik pada aspek pertanian khususnya pengembangan komoditas unggulan seperti bawang dan beras.

Selain itu, pariwisata untuk penguatan konektivitas dan promosi destinasi lintas daerah. UMKM dalam pengembangan pusat kerajinan dan kuliner sebagai etalase produk lokal. Serta event olahraga dalam pemanfaatan Sirkuit Mandalika serta berbagai ajang olahraga lain sebagai ruang kolaborasi.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Pendopo Gubernur NTB, Jumat (5/12). Kunjungan Gubernur Sulsel ini sekaligus untuk mempererat hubungan kultural dan historis kedua daerah.

Gubernur Miq Iqbal dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa hormat dan bahagia atas kehadiran rombongan Sulsel di NTB. Meski secara geografis dipisahkan laut, hubungan NTB dan Sulsel sudah lama terjalin erat.

“Ini kehormatan bagi kami dikunjungi saudara-saudara dari seberang. Kelihatannya jauh, terpotong samudera tapi dekat di hati,” katanya.

Gubernur Miq Iqbal juga menyinggung sejarah transmigrasi warga NTB yang sejak dulu banyak bermukim di Palopo, Luwu Utara, dan Mamuju, serta intensitas jalur laut perintis yang menghubungkan kedua wilayah.

Karakteristik NTB yang terdiri dari dua pulau besar yaitu Lombok dan Sumbawa, dengan kekayaan budaya Samawa dan Bima/Dompu memiliki ikatan sejarah kuat dengan Makassar dan Bugis.

Pada bidang pariwisata dan pertanian, Lombok disebut sebagai salah satu kawasan paling subur di Indonesia dengan kontur ketinggian yang memungkinkan hampir semua komoditas dapat ditanam.

Gubernur NTB menyebut potensi wisata alam NTB, mulai dari Gunung Rinjani yang diakui sebagai salah satu gunung terindah bagi pendaki dunia hingga kawasan Mandalika, Gili Trawangan, dan destinasi lainnya. 

“Bapak ibu bisa menikmati pantai selatan di Sirkuit Mandalika. Kemudian ke gili atau naik ke Sembalun melihat lereng Rinjani. Lombok ini seperti bekerja sambil berlibur,” katanya.

Tak lupa, Gubernur Miq Iqbal mengajak rombongan untuk berkontribusi pada perekonomian lokal. “Jangan lupa beli oleh-oleh supaya UMKM kita tersenyum. Nanti bapak ibu didoakan kariernya naik, rezekinya banyak,” katanya.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menegaskan kedekatan emosional dan kekeluargaan antara masyarakat Sulsel dengan warga Dompu, Bima dan Sumbawa di NTB.

Selain itu, Andi Sudirman Sulaiman juga menyebut bawang dari Bima sebagai salah satu bibit terbaik di Indonesia, sejajar dengan bawang Brebes.

“Bawang Bima ini terkenal. Di Indonesia ada dua bibit terbaik di Brebes dan Bima. Masyarakat Dompu dan Bima itu pekerja keras, sama seperti di Enrekang Sulsel,” katanya.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman juga bercerita pernah mengajak petani Bima menanam bawang di Sulsel dan menyaksikan langsung etos kerjanya yang sangat tekun.

Gubernur Andi Amran Sudirman juga menyatakan rencana pengembangan pusat kerajinan dan kuliner di Sulsel yang terinspirasi dari NTB Mall. Timnya dari Sulsel sudah berkunjung ke NTB untuk belajar konsep pengelolaan dan akan mengembangkan model serupa dengan prinsip ATM (Amati, Tiru, Modifikasi).

“Mudah-mudahan tahun depan kita juga punya pusat untuk kerajinan dan kuliner khas Sulsel. Jadi kalau mau cari makanan Sulsel yang enak-enak cukup datang ke satu tempat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulsel juga menegaskan pentingnya memperkuat wisatawan nusantara sebagai basis pengembangan pariwisata sebelum memperluas sasaran ke wisatawan mancanegara. Sinergi antardaerah penting untuk membangun jejaring destinasi dan paket wisata bersama.

Gubernur Sulsel juga menginformasikan rencana Sulsel menjadi tuan rumah Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan kegiatan Dekranasda tingkat nasional. Kegiatan ini dipimpin langsung Wakil Presiden dan Ibu Wapres.

“Saya berharap pelaksanaannya dapat berlangsung lebih semarak dengan dukungan dan partisipasi dari berbagai daerah, termasuk NTB,” harapnya.

“Kalau nanti bapak gubernur NTB berkunjung, kami siap mengantar ke destinasi unggulan kami, termasuk ke Pulau Tinaboh tempat wisata yang mendapat penghargaan internasional. Di sana, pengunjung bisa memberi makan baby shark (Anakan Hiu) langsung dari tepi pantai,” katanya. (lil/r3)

Editor : Marthadi
#UMKM #Gubernur #Sumbawa #NTB #Lombok #Pariwisata