Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Libur Nataru, BMKG Ingatkan NTB Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Rury Anjas Andita • Jumat, 26 Desember 2025 | 18:33 WIB
Libur Nataru 2025/2026, BMKG minta warga NTB dan Lombok waspada hujan lebat dan angin kencang akibat dinamika cuaca ekstrem.
Libur Nataru 2025/2026, BMKG minta warga NTB dan Lombok waspada hujan lebat dan angin kencang akibat dinamika cuaca ekstrem.

LombokPost - Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi salah satu wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah NTB, termasuk Lombok dan Sumbawa.

BMKG memprakirakan, secara umum cuaca selama libur Nataru di NTB didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan dan sedang.

Namun, dinamika atmosfer regional dan global menyebabkan potensi hujan dengan intensitas tinggi masih perlu diantisipasi, terutama pada periode puncak libur akhir tahun.

BMKG Imbau Warga NTB Tetap Waspada saat Liburan

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan aktif memantau perkembangan cuaca, khususnya saat melakukan perjalanan dan aktivitas luar ruang selama libur Nataru.

“Di tengah perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan agar tetap tenang namun waspada, serta berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama saat melakukan perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah, wisata, dan perayaan malam pergantian tahun,” ujar Faisal, Jumat (26/12).

Imbauan ini dinilai penting bagi masyarakat NTB mengingat tingginya mobilitas wisatawan ke kawasan Lombok, Gili, hingga jalur penyeberangan laut selama Nataru.

Siklon di Selatan NTB Pengaruhi Intensitas Hujan

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan, bahwa cuaca Nataru dipengaruhi oleh La Niña lemah yang disertai fenomena IOD negatif, aliran angin dari Asia, serta suhu muka laut yang relatif hangat di sekitar perairan Indonesia.

Khusus untuk wilayah NTB, keberadaan Bibit Siklon Tropis 96S di selatan NTB turut memberikan dampak tidak langsung berupa perlambatan dan pertemuan angin.

 

Kondisi ini berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan dan memicu hujan lebat di wilayah Lombok dan sekitarnya.

Periode Rawan Hujan Lebat di NTB

Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani menyampaikan bahwa pada 26–28 Desember 2025, wilayah NTB berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Potensi tersebut masih dapat berlanjut pada periode 29 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, meskipun bersifat fluktuatif dan bergantung pada dinamika atmosfer terkini.

BMKG mengingatkan masyarakat NTB untuk mewaspadai potensi dampak lanjutan seperti banjir, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan transportasi darat, laut, dan udara.

BMKG menegaskan bahwa informasi cuaca selama libur Nataru bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, masyarakat NTB diminta menyesuaikan rencana perjalanan, aktivitas wisata, dan agenda keluarga dengan kondisi cuaca di wilayah masing-masing.

Editor : Rury Anjas Andita
#angin kencang #bmkg #Libur Nataru #Nataru #NTB #hujan lebat