PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 1 sukses melaksanakan first synchronization PLTMG Sumbawa 2 di Gardu Induk (GI) PLTMG Sumbawa, Desa Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (27/12).
First synchronization merupakan tahap krusial ketika pembangkit untuk pertama kalinya terhubung dengan jaringan listrik eksisting dan mulai menghasilkan daya.
Pada fase ini, dilakukan serangkaian pengujian menyeluruh untuk memastikan pembangkit beroperasi aman, andal, dan sesuai standar keselamatan serta regulasi ketenagalistrikan.
Keberhasilan ini menandai bahwa unit PLTMG Sumbawa 2 telah beroperasi paralel dengan sistem kelistrikan dan siap melangkah ke tahapan pengujian lanjutan sebelum masuk operasi komersial.
Sinkronisasi perdana ini juga menjadi milestone penting setelah PLTMG Sumbawa 2 memperoleh Rekomendasi Laik Sinkron (RLS) dari PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi.
Seluruh proses komisioning dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) oleh tenaga ahli bersertifikat.
PLTMG Sumbawa 2 mengusung teknologi mesin yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Pembangkit ini berperan sebagai energi transisi untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Pulau Sumbawa.
Team Leader Proyek PLTMG Sumbawa 2, Edho Torsesa, mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya rekan-rekan ULTG Sumbawa–UPT Mataram, UP2B Mataram, UPK Tambora, TCC, serta UIW NTB dan UIP Nusra atas dukungan dan kolaborasi selama pekerjaan di lapangan,” ujarnya.
Manager PT PLN (Persero) UPP Nusra 1 Yogi Yohannes Siburian menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen tinggi seluruh tim proyek.
“Sinkronisasi PLTMG Sumbawa 2 menunjukkan kesiapan teknis pembangkit untuk mendukung sistem kelistrikan Pulau Sumbawa. Ini langkah strategis meningkatkan keandalan pasokan listrik dan menurunkan risiko defisit daya,” kata Yogi.
Dengan beroperasinya PLTMG Sumbawa 2, Sistem Kelistrikan Tambora akan mendapat tambahan daya 30 MW, menopang pertumbuhan beban listrik rumah tangga, industri, pariwisata, hingga UMKM.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra Rizki Aftarianto turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan ini.
“Keberhasilan sinkronisasi ini adalah hasil kerja kolaboratif seluruh pihak. PLTMG Sumbawa 2 kami siapkan untuk meningkatkan keandalan sistem, mendorong investasi, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
PLN optimistis PLTMG Sumbawa 2 akan menjadi penopang penting kelistrikan Pulau Sumbawa, sekaligus menegaskan komitmen menghadirkan listrik andal, berkelanjutan, dan berkeadilan, khususnya di wilayah timur Indonesia.
Editor : Marthadi