Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Natal NTB Jadi Panggung Harmoni, Gubernur Iqbal: Bangun Bangsa dari Keluarga

Marthadi • Selasa, 30 Desember 2025 | 13:34 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (tengah) ketika menghadiri perayaan natal bersama MKAG NTB di Auditorium Yusuf Abubakar Unram, Senin (29/12).
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (tengah) ketika menghadiri perayaan natal bersama MKAG NTB di Auditorium Yusuf Abubakar Unram, Senin (29/12).
LombokPost - Nada orkestra mengalun di Auditorium Universitas Mataram. Di tengah perayaan Natal, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan satu pesan kuat: kerukunan adalah harta terbesar Nusa Tenggara Barat (NTB).

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menyebut kerukunan dalam perbedaan sebagai kekayaan luar biasa yang dimiliki NTB. Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Perayaan Natal Bersama Musyawarah Kerja Antar Gereja (MKAG) Provinsi NTB, Senin (29/12).

Natal tahun ini mengusung tema Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga. Menurut Iqbal, tema tersebut menjadi panggilan untuk kembali memperkuat fondasi keluarga.

“Membangun bangsa dimulai dari keluarga yang harmonis dan sejahtera,” ujarnya.

Baca Juga: Muzihir Siapkan Empat Nama Sekwil Pengganti Akri, Tim Formatur Serahkan Susunan Pengurus DPW PPP NTB 2026-2031

Iqbal juga menyinggung momen HUT NTB di Praya, Lombok Tengah, yang menampilkan orkestra dari umat Kristiani. Bagi dia, itu bukti nyata bahwa toleransi di NTB bukan sekadar slogan, tetapi hidup dalam praktik sehari-hari.

Perayaan Natal Bersama MKAG NTB merupakan agenda rutin tahunan yang melibatkan seluruh gereja Protestan dan Katolik di NTB.

Acara diawali dengan ibadah Oikumene, lalu dilanjutkan perayaan di Auditorium Yusuf Abubakar Universitas Mataram.

Pada sesi perayaan, Gubernur Iqbal hadir bersama putrinya. Kehadiran itu dinilai selaras dengan tema Natal yang menekankan nilai keluarga. Secara khusus, Gubernur NTB juga menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada umat Kristiani, bahkan disampaikan dalam bahasa Inggris.

Baca Juga: Polisi Bocorkan Calon Tersangka Tambang Emas Ilegal Sekotong Lebih dari Dua Orang

Hadir pula Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB H Zamroni Azis. Dalam sambutannya, Zamroni menegaskan bahwa NTB adalah rumah bagi beragam suku, ras, dan agama.

“Keragaman adalah kekayaan yang harus dijaga,” katanya.

Zamroni sempat melontarkan pertanyaan kepada umat Kristiani. “Bangga tidak jadi warga NTB?” serunya. Pertanyaan itu dijawab gemuruh hadirin dengan satu kata: bangga.

Ia juga menegaskan bahwa semua kitab suci mengajarkan kebaikan.

“Kalau ada yang berbuat tidak baik, itu orang yang tidak cinta NTB,” tegasnya. Zamroni mengingatkan agar perbedaan tidak dipersoalkan.

Baca Juga: Parpol-Parpol Besar Pendukung Presiden Prabowo Setuju Pilkada oleh DPRD

“Kalau sama jangan dipaksa berbeda, kalau berbeda jangan dipaksa sama.”

Perayaan ini turut dihadiri Ketua MUI NTB, Ketua Majelis Adat Sasak, Ketua Parisadha Hindu Dharma NTB, Ketua PGI NTB Pdt. Miss Peletimu Sono Bogar, Ketua MKAG NTB Pdt. Kawi Ardhika, serta unsur Forkopimda NTB, TNI dan Polri.

Khotbah Natal disampaikan Romo Deken NTB, Romo Martinus Emanuel Ano. Dalam doa syafaat, ia secara khusus mendoakan kemajuan dan kesejahteraan Provinsi NTB.

Lebih dari 2.000 umat Kristiani memadati auditorium. Ketua Panitia Natal Bersama MKAG NTB, Dr. Eduardus Bayo Sili, SH, M.Hum, menyampaikan bahwa suksesnya acara ini merupakan hasil kerja banyak pihak. Ia mengajak Sekretaris Panitia Petrus Lexi, Bendahara Yustinus, serta Romo Martinus Emanuel Ano untuk berdiri bersama di podium sebagai bentuk apresiasi bagi tim di balik layar.

Rangkaian acara kian semarak dengan tarian Jai dari organisasi Flobamora NTB, tarian Kembang Sembah, serta puji-pujian rohani Kristen yang diiringi musik orkestra. Penampilan Joy Fernando menjadi salah satu yang paling memukau hadirin.

Editor : Marthadi
#Toleransi beragama NTB #Natal NTB #Kerukunan Umat Beragama #MKAG NTB #Gubernur NTB Muhamad Iqbal