Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kemenpar, APIEM UK, dan MIF Berikan Penghargaan Internasional Kepada Sejumlah Lembaga, Politeknik dan Universitas

Rosmayanthi • Selasa, 6 Januari 2026 | 17:34 WIB

Kemenpar, APIEM UK, dan MIF memberikan Penghargaan Internasional kepada sejumlah Lembaga, Politeknik dan Universitas di NTB.
Kemenpar, APIEM UK, dan MIF memberikan Penghargaan Internasional kepada sejumlah Lembaga, Politeknik dan Universitas di NTB.
LombokPost - Pencapaian luar biasa baru saja diraih oleh dunia pendidikan dan pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejumlah institusi (terdiri dari universitas, politeknik, dan lembaga) resmi menerima penghargaan internasional.

Penghargaan diberikan dalam rangkaian Mandalika International Festival (MIF) 2025 yang telah digelar Desember tahun lalu. Sebuah ajang yang menjadi panggung kolaborasi antara kreativitas lokal dan standar global, sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam pengembangan pariwisata di NTB.

Penghargaan ini diberikan oleh Asia Pacific Institute for Event Management (APIEM) United Kingdom, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan MIF.

Penyerahan Serifikat Penghargaan Internasional ini dilakukan Direktur MIF, Sirajuddin, Selasa (6/1) kepada Pemprov NTB, Pemkab Lombok Tengah , UNRAM, Poltekpar Lombok, Universitas Muhammadiyah Mataram, ITDC serta MGPA.

Usai menyerahkan Sertifikat Penghargaan Internasional, Sirajuddin menjelaskan, penghargaan internasional ini tidak diberikan sembarangan. Para peraih penghargaan harus memenuhi standar ketat. Ada 5 kriteria penilaian utama yang menjadi dasar penilaian, meliputi:

1. Kolaborasi Lintas Batas: Kemampuan membangun jaringan nasional dan internasional yang nyata.

2. Kreativitas Sinergis: Kerja sama antara akademisi, pemerintah, dan BUMN dalam membangun ekosistem pariwisata.

3. Strategi Penarikan Wisatawan & Mahasiswa: Efektivitas dalam menarik minat dunia internasional ke NTB.

4. Penyelenggaraan Event Unggulan: Sukses dalam menggelar acara berskala dunia (seperti di kawasan Mandalika).

5. Digital Branding: Konsistensi dalam menggunakan media sosial yang atraktif untuk publikasi kegiatan internasional.

Sirajuddin juga menambahkan, pagelaran Mandalika Internasional Festival di Sirkuit Mandalika Desember kemarin, telah melahirkan 10 rekomendasi terbaik sebagai masukan bagi pemerintah daerah, Indonesia dan dunia dengan nama "Mandalika Top 10 Recommendations".

Pencapaian ini bukan sekadar sukses menggelar event, melainkan penegasan bahwa MIF terbukti mampu membuat NTB bertransformasi menjadi Destinasi Unggulan Kelas Dunia.

"NTB kini tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kualitas sumber daya manusianya yang mampu bersaing di level global," ucap Sirajuddin.

Dengan adanya pengakuan dari APIEM UK dan Kemenpar, standar penyelenggaraan acara (event) yang digelar MIF di NTB kini sejajar dengan standar internasional di Inggris dan Asia Pasifik. Hal ini akan semakin memperkuat posisi Sirkuit Mandalika dan sekitarnya sebagai pusat Sport Tourism dan Event Tourism dunia.

Sirajuddin juga menegaskan, MIF akan terus membangun kolaborasi untuk mendukung NTB dan Indonesia dalam mewujudkan pariwisata Indonesia yang berkualitas.

"Kami akan menjadikan MIF sebagai strategi kolaborasi melahirlan produk pariwisata dan event memenuhi kekinian yaitu berkualitas dengan dukungan Riset, Science dan hasil pengabdian yabg berkelanjutan," tegasnya.

Editor : Siti Aeny Maryam
#MIF #event #internasional #penghargaan #Sirajuddin #Pariwisata