Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda Tak Persoalkan Sekda Impor

Yuyun Kutari • Rabu, 7 Januari 2026 | 10:43 WIB
CARI YANG TERBAIK: Tim pansel saat menguji salah satu kandidat calon Sekda NTB, di ruang rapat BKD NTB, beberapa waktu lalu.
CARI YANG TERBAIK: Tim pansel saat menguji salah satu kandidat calon Sekda NTB, di ruang rapat BKD NTB, beberapa waktu lalu.

LombokPost - Proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, terus menjadi perhatian publik, menyusul mencuatnya sudah ada tiga nama besar yang telah dikantongi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaedah menegaskan pihaknya akan menghormati dan mendukung siapa pun yang terpilih sebagai Sekda NTB. 

Sepanjang ditetapkan melalui mekanisme yang sah dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. “Sebagai mitra pemerintah, pada prinsipnya siapa pun Sekda terbaik yang dipilih oleh Pansel dan disetujui Mendagri, itu yang akan kami hormati dan dukung,” terangnya, Selasa (6/1). 

Menurutnya, jabatan sekda bukan sekadar posisi administratif di dalam pemerintahan, melainkan posisi strategis yang menuntut penguasaan mendalam terhadap tata kelola keuangan dan ekonomi makro. 

Sebagai mitra Pemprov NTB, politisi Partai Golkar ini menekankan bahwa figur Sekda yang terpilih nantinya, harus mampu menjadi jembatan komunikasi yang baik serta mampu menerjemahkan visi-misi NTB Makmur Mendunia, ke dalam kebijakan yang nyata.

Secara personal ia tidak merasa perlu mengenal para kandidat yang masuk dalam tiga besar, entah itu orang impor atau pejabat eselon II di lingkup Pemprov NTB.

Menurutnya, profesionalisme dan pemahaman terhadap kebutuhan daerah adalah prioritas utama. Paham Anggaran, artinya mampu mengawal alur keuangan daerah dengan transparan.

Visi ekonomi, Sekda harus mampu mengerti indikator ekonomi makro untuk pembangunan NTB, dan tak kalah penting adalah koordinasi kuat, artinya menjaga keharmonisan hubungan antara eksekutif dan legislatif. 

“Bagi kami, tidak ada urusan siapa calon tersebut. Yang terpenting adalah kemampuan mereka dalam menjalankan tugas, mewujudkan visi dan misi Gubernur,” tegasnya. 

Menanggapi adanya perbedaan pendapat di ruang publik terkait calon-calon yang muncul, Isvie menilai hal tersebut sebagai dinamika yang positif bagi daerah. 

“Saya kira semua itu wajarlah, dinamika itu penting di daerah ini. Kalau kita semua sama, warna baju sama kan tidak ada dinamika,” jelasnya. 

Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa tim Panitia Seleksi (Pansel) Sekda telah bekerja secara profesional dan sesuai aturan. 

Karena itu, siapa pun yang nantinya ditetapkan sebagai Sekda NTB, diharapkan mendapat dukungan dari seluruh pihak. “Saya yakin Pansel bekerja profesional. Siapa pun yang terpilih, selama memenuhi kompetensi dan persyaratan, tentu harus kita dukung bersama,” pungkasnya.

Editor : Jelo Sangaji
#Sekretaris Daerah (Sekda) #DPRD NTB #NTB Makmur Mendunia #seleksi sekda #Golkar #Sekda #Lalu Muhamad Iqbal #Pemprov NTB