LombokPost - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara tegas menyatakan dukungan terhadap permintaan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) agar Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 ditetapkan dan diselenggarakan di Provinsi NTB dan NTT.
Pernyataan dukungan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pertemuan langsung dengan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur NTT Malkiades Laka Lena di sela kegiatan peluncuran 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menilai konsep penyelenggaraan yang diajukan NTB–NTT sangat rasional, bertanggung jawab, dan sejalan dengan prinsip efisiensi pengelolaan anggaran negara.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa kedua provinsi yakni NTB dan NTT telah siap menjadi tuan rumah bersama dengan pendekatan yang terukur.
“Kami menegaskan kepada Presiden Prabowo komitmen kesiapan NTB dan NTT untuk menyelenggarakan PON 2028 secara efisien dan akuntabel, dengan fokus pada cabang olahraga yang fasilitasnya telah tersedia dan tanpa pembangunan infrastruktur besar yang baru,” ujar Gubernur Miq Iqbal kepada media usai pertemuan.
”Bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, dukungan Presiden Prabowo tersebut menjadi penegasan bahwa kedua provinsi dipercaya dan dianggap mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di Indonesia,” tambah Miq Iqbal.
Gubernur NTT Emanuel Malkiades Laka Lena
menambahkan, dukungan Presiden Prabowo tersebut akan segera ditindaklanjuti secara administratif.
“NTB dan NTT akan menyampaikan surat bersama kepada Presiden Prabowo sebagai penegasan komitmen dan kesiapan kami, guna memperoleh penetapan resmi,” tegasnya.
Dukungan Presiden Prabowo ini menandai langkah strategis dan bersejarah bagi kawasan Indonesia Timur.
NTB–NTT diproyeksikan menjadi contoh baru penyelenggaraan PON yang efisien, kolaboratif, dan berorientasi pada pemanfaatan fasilitas yang telah ada, sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan olahraga nasional. (lil/puj/r3)
Editor : Jelo Sangaji