Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Libatkan Asesor Mahkamah Agung, BKD NTB Uji Kompetensi Peserta Seleksi Terbuka 13 Jabatan Strategis Eselon II

Yuyun Kutari • Kamis, 5 Maret 2026 | 06:15 WIB

Kepala BKD NTB Tri Budiprayitno.
Kepala BKD NTB Tri Budiprayitno.

LombokPost - Tahapan seleksi terbuka 13 jabatan strategis Eselon II di lingkup Pemprov NTB, kini memasuki fase krusial. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB menggandeng tim asesor dari Mahkamah Agung, untuk melakukan profiling assessment guna memetakan potensi dan kompetensi para peserta secara menyeluruh.

Kepala BKD NTB Tri Budiprayitno menjelaskan bahwa profiling assessment menjadi bagian penting dalam rangkaian seleksi, guna memastikan kandidat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas manajerial dan kompetensi sosiokultural yang dibutuhkan.

“Profiling assessment oleh tim asesor dari Mahkamah Agung. Ada pengambilan data untuk mengetahui potensi dan kompetensi manajemen sosiokultural dan lainnya. Banyak itu dengan CAT (Computer Assisted Test, Red), sekian jam berhadapan dengan berbagai modul yang dipertanyakan ke masing-masing peserta,” ujar Tri, Rabu (4/3).

Baca Juga: Kakak Gubernur NTB, Baiq Nelly Kusumawati Kembali Coba Peruntungan di Seleksi Jabatan Pemprov

Ia memaparkan, pelaksanaan CAT telah digelar pada Selasa (3/3), kemudian dilanjutkan pada Rabu (4/3), dengan tahapan Leadership Group Discussion (LGD). Dalam sesi LGD, para peserta dibagi ke dalam kelompok kecil beranggotakan enam hingga delapan orang.

“Mereka diberikan berbagai studi kasus, kemudian melakukan semacam diskusi untuk pemetaan apa solusinya. Itu dinilai oleh asesor-asesor ini. Jadi diketahui seperti apa potensi dan kompetensi dengan berbagai aspeknya,” jelasnya.

Tahapan berikutnya, lanjut Tri, adalah wawancara mendalam secara individual dengan satu orang asesor. Wawancara ini bertujuan memperdalam hasil pemetaan potensi dan kompetensi masing-masing peserta.

“Besok (5/3) dilanjut wawancara mendalam oleh masing-masing perorangan dengan satu orang asesor. Sudah itu, jadi dalam rangka pemetaan potensi dan kompetensinya,” katanya.

Baca Juga: Seleksi KPID NTB Digelar Usai Lebaran, DPRD Dorong Figur yang Paham Industri Media

Sebelum memasuki tahapan assessment, setiap peserta juga telah diminta mengisi tiga jenis dokumen. Dokumen tersebut menjadi bahan awal bagi asesor untuk menilai rekam jejak, sikap, hingga persepsi peserta.

“Dari dokumen yang mereka isi itu, asesor bisa mengetahui berbagai hal juga. Terkait pengalaman yang bersangkutan, sikap yang bersangkutan, terkait dengan persepsi yang bersangkutan itu sudah mereka siapkan masing-masing,” terangnya. 

BKD NTB menargetkan hasil assessment dapat diterima dalam waktu dekat. Tri berharap tim asesor dapat menyerahkan hasilnya pada pekan depan, agar proses seleksi dapat segera dilanjutkan.

“Insya Allah dalam durasi setelah mereka selesai besok, tim assessment akan memberikan hasilnya kepada BKD NTB, insya Allah di minggu depan. Mudah-mudahan tepat waktu karena memang kita mohonkan segera,” ujarnya.

Baca Juga: Keluarga Gubernur dan Wagub NTB Ikut Seleksi, Tim Pansel Jamin Independensi dan Transparansi

Setelah hasil assessment diterima, seluruh nilai akan diserahkan kepada panitia seleksi (pansel), untuk dihitung secara kumulatif bersama komponen penilaian lainnya.

Penilaian akhir mencakup aspek administrasi, penulisan makalah, presentasi dan wawancara, serta profiling assessment dengan bobot yang telah ditetapkan.

Tri merinci, penilaian administrasi yang meliputi persyaratan, kualifikasi pendidikan, dan rekam jabatan memiliki bobot 20 persen. Profiling assessment berbobot 25 persen, penulisan makalah 20 persen, dan wawancara 35 persen. “Jadi total 100 persen,” tegasnya.

Baca Juga: Seleksi CKS NTB Dibuka, 37 Jabatan Kepala Sekolah SMA Masih Kosong

Melalui tahapan seleksi yang ketat dan terukur ini, Pemprov NTB berharap dapat memperoleh pejabat Eselon II yang memiliki kompetensi manajerial, integritas, serta kapasitas kepemimpinan yang mumpuni untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Kompetensi Manajerial #Mahkamah Agung #pansel #kualifikasi pendidikan #wawancara #seleksi terbuka #assessment #badan kepegawaian daerah #Leadership Group Discussion #NTB #kompetensi #Pemprov NTB #panitia seleksi