Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Puji Kepemimpinan Bumi Gora, Inggris Dorong NTB Jadi Pionir Pembangunan Rendah Karbon

Nurul Hidayati • Kamis, 5 Maret 2026 | 15:00 WIB

Head of Climate Policy and Finance Team, Kedutaan Besar Inggris di Jakarta Judith A'Bear saat menghadiri dialog strategis mengenai pembangunan rendah karbon di Mataram.
Head of Climate Policy and Finance Team, Kedutaan Besar Inggris di Jakarta Judith A'Bear saat menghadiri dialog strategis mengenai pembangunan rendah karbon di Mataram.

LombokPost - Kehangatan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTB) dan tantangan pedasnya sambal lokal ternyata punya daya tarik tersendiri bagi diplomat asing.

Hal ini diakui oleh Head of Climate Policy and Finance Team, Kedutaan Besar Inggris di Jakarta Judith A'Bear saat menghadiri dialog strategis mengenai pembangunan rendah karbon di Mataram.

Namun, kedatangan Judith bukan sekadar urusan kuliner. Ia membawa misi besar terkait kemitraan strategis antara Inggris dan Indonesia yang sebelumnya telah diperkuat oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Keir Starmer di London.

NTB secara khusus dipilih sebagai provinsi percontohan (pilot province) untuk program Low Carbon Development Initiative (LCDI) fase kedua.

NTB Jadi Role Model Nasional Judith menegaskan bahwa pemilihan NTB dilakukan secara sengaja dan terukur.

Menurutnya, Bumi Gora menunjukkan komitmen politik yang sangat kuat dan keterbukaan terhadap inovasi hijau yang jarang ditemukan di wilayah lain.

“NTB memiliki kesempatan untuk memimpin dan menjadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia. Kami melihat kepemimpinan yang luar biasa di sini, baik dari sisi eksekutif maupun legislatif,” ujar Judith di hadapan jajaran Pemprov NTB dan Bappenas.

Guyuran Dana Inovasi Iklim

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah kesiapan implementasi LCDI Innovation Technology Fund di NTB.

Program ini dirancang untuk mendukung proyek-proyek solusi iklim yang dapat diukur dan direplikasi secara nasional.

Inggris berkomitmen membantu NTB beralih dari sekadar komitmen di atas kertas menjadi aksi nyata yang masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan (RPJMD).

Tak hanya mengandalkan dana publik, Judith juga menyoroti pentingnya menggalang pendanaan dari sektor swasta dan kemitraan internasional.

Tujuannya jelas: membangun ekonomi hijau yang inklusif tanpa merusak lingkungan alami NTB.

Target Ambisius 2045

Kemitraan ini mendukung target ambisius Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060 dan pengurangan intensitas emisi hingga 95 persen pada tahun 2045.

Judith percaya, jika ketahanan iklim NTB dibangun sekuat rasa pedas sambalnya, maka masa depan berkelanjutan bagi masyarakat bukan lagi sekadar mimpi.

“Kami merasa terhormat dapat mendukung usaha Anda dan menantikan perjalanan panjang ini bersama-sama demi masa depan yang lebih hijau,” tutupnya penuh optimisme.

Editor : Kimda Farida
#Perubahan Iklim #iklim #inggris #NTB #rendah karbon #Bumi Gora