LombokPost - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat menengah ke bawah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) ini difokuskan untuk meringankan beban ekonomi warga di tengah meningkatnya kebutuhan pokok saat lebaran.
Penyaluran simbolis dilakukan di Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada Rabu (18/3), yang dihadiri langsung oleh Pimpinan Wilayah Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, bersama jajaran Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB dan Pemkab KLU.
Paket Beras dan Minyak Kita untuk 5 Kecamatan
Dalam penyaluran periode Februari–Maret 2026 ini, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan bantuan berupa 20 kg beras dan 4 liter Minyak Kita. Khusus di Lombok Utara, tercatat sebanyak 58.996 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di lima kecamatan.
Kecamatan Bayan: 14.736 PBP. Kecamatan Gangga: 12.337 PBP. Kecamatan Kayangan: 12.243 PBP. Kecamatan Tanjung: 10.730 PBP. Kecamatan Pemenang: 8.950 PBP.
Baca Juga: Bulog NTB Salurkan 10.200 Ton Bapang untuk Warga Miskin
Kenaikan Signifikan Penerima Bantuan
Pimwil Bulog NTB, Mara Kamin Siregar (akrab disapa Regar), menjelaskan bahwa terdapat penambahan penerima yang cukup signifikan di KLU, yakni sebesar 20.623 orang atau naik 54 persen dibandingkan periode Oktober–November 2025.
"Penambahan ini terjadi karena pemerintah memperluas jangkauan bantuan kepada warga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5. Harapan kami, bantuan ini bisa dimanfaatkan maksimal saat Idulfitri nanti," jelas Regar.
Baca Juga: Warga Minta Bapang Dilanjutkan, Bulog Pastikan Kualitas Beras Terjaga
Secara keseluruhan di wilayah NTB, total penerima bantuan pangan mencapai 856.131 PBP, meningkat 64 persen dari periode sebelumnya.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Hj. Eva Dewiyani, mengapresiasi langkah cepat Bulog.
Menurutnya, bantuan berupa beras dan minyak goreng adalah dua komoditas yang paling dicari ibu rumah tangga menjelang lebaran.
Senada dengan Eva, Kepala DKP3 KLU, Tresnahadi, mengaku bersyukur atas penambahan kuota penerima di wilayahnya.
"Kami sangat bersyukur dengan penambahan tersebut. Semoga semua bantuan cepat tersalurkan sebelum hari raya karena sangat membantu masyarakat," ungkapnya.
Langkah masif ini diharapkan tidak hanya membantu urusan dapur warga, tetapi juga mampu menjaga stabilitas harga pangan di pasar-pasar lokal KLU agar tidak mengalami lonjakan liar akibat tingginya permintaan menjelang Idulfitri.
Editor : Pujo Nugroho