LombokPost – Langkah tegas dan tak biasa ditunjukkan Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo. Di satu sisi, ia membersihkan institusi dari oknum terlibat narkoba. Di sisi lain, ia menggandeng Universitas Mataram (Unram) untuk mencari akar konflik sosial yang kerap memicu tawuran antar kampung.
Strategi dua arah ini dinilai menjadi upaya serius membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap Polri, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di NTB.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid mengatakan, salah satu fokus utama kapolda saat ini adalah memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder, termasuk kalangan akademisi.
Menurut dia, kerja sama dengan Unram dilakukan melalui studi kepolisian guna memetakan persoalan kriminalitas secara komprehensif di wilayah NTB.
Baca Juga: BPOM Mataram OTT Pedagang Mainan di Lotim yang Diduga Edarkan Tramadol
“Kebijakan kapolda sangat jelas, yakni mengedepankan pencegahan. Melalui kerja sama dengan Unram, kita melibatkan pakar dan akademisi untuk merumuskan solusi penanganan konflik sosial, seperti tawuran antar kampung, agar tidak hanya diselesaikan secara hukum, tetapi juga melalui pendekatan sosial yang scientific,” ujar Kholid.
Hasil kajian tersebut diharapkan melahirkan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran sehingga potensi gesekan di tengah masyarakat bisa dicegah sejak dini.
Tak hanya fokus pada pencegahan konflik sosial, Polda NTB juga menunjukkan ketegasan dalam perang melawan narkoba. Bahkan, langkah penindakan menyasar personel internal yang diduga terlibat.
Sejumlah oknum pejabat, mulai mantan kasatresnarkoba hingga kapolres Bima Kota, diproses secara terbuka atas dugaan pelanggaran.
“Bapak Kapolda berkomitmen membangun kepercayaan masyarakat dengan bersih-bersih ke dalam. Tidak ada keistimewaan bagi siapa pun yang terlibat narkoba,” tegasnya.
Baca Juga: NTB Matangkan Skema Bantuan Keuangan Berbasis Koperasi
Ia menambahkan, transparansi menjadi kunci utama dalam setiap proses penegakan hukum. Dengan keterbukaan informasi, publik diharapkan melihat keseriusan Polri dalam menjalankan fungsi perlindungan dan pengayoman.
“Inovasi ini bukan sekadar program kerja, melainkan komitmen jangka panjang Kapolda NTB untuk menjadikan wilayah ini aman, kondusif, dan memiliki kepolisian yang benar-benar dicintai masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Marthadi