Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PLTU FTP-2 Sambelia Lombok Hampir Rampung, PLN Target Sinkronisasi Unit 1 Akhir Mei 2026

Marthadi • Kamis, 30 April 2026 | 20:21 WIB
Executive Vice President Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua PLN Widya Anggoro Putro bersama rombongan saat mengunjungi PLTU FTP-2 Sambelia, Kamis (30/4/2026).
Executive Vice President Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua PLN Widya Anggoro Putro bersama rombongan saat mengunjungi PLTU FTP-2 Sambelia, Kamis (30/4/2026).

LombokPost - Proyek PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus menunjukkan progres signifikan. Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP-2 (2x50 MW) di Sambelia kini telah memasuki tahap akhir menjelang Commercial Operation Date (COD).

Kepastian tersebut diperoleh dalam kunjungan lapangan yang dipimpin Executive Vice President Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua PLN Widya Anggoro Putro, Kamis (30/4/2026).

General Manager PLN UIP Nusra Rizki Aftarianto menyampaikan bahwa progres pembangunan saat ini telah mendekati penyelesaian. PLN tengah mempercepat tahapan akhir agar pembangkit segera beroperasi dan memperkuat sistem kelistrikan Pulau Lombok.

“Pembangunan PLTU Lombok FTP-2 sudah memasuki tahap akhir. Kami menargetkan first synchronization Unit 1 dapat tercapai pada akhir Mei, sehingga operasi komersial tahun ini bisa terealisasi,” ujarnya.

Baca Juga: Perluas Legalitas Usaha, DPMPTSP Mataram Hadirkan Layanan Perizinan Keliling di Kelurahan Gomong

Ia menjelaskan, fokus utama saat ini adalah penyelesaian Unit 1 agar segera berkontribusi terhadap pasokan listrik, sembari mempercepat pengerjaan Unit 2.

“Kami berharap Unit 1 dapat segera menghasilkan daya dan memperkuat sistem kelistrikan Lombok secara andal,” tambahnya.

Sementara itu, Widya Anggoro Putro menegaskan bahwa fase menuju first synchronization merupakan tahapan krusial yang membutuhkan konsentrasi tinggi dari seluruh tim proyek.

“PLTU Sambelia akan menjadi penopang utama pasokan listrik baseload di Lombok. Milestone penting dalam dua bulan ke depan harus dapat dituntaskan bersama,” katanya.

Baca Juga: Telkom Indonesia dan BMM Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Pantai Cemara Lombok Barat

Di sisi teknis, Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 1, Yogi Yohannes Siburian, mengungkapkan bahwa progres pembangunan telah mencapai 90,08 persen.

“Saat ini kami fokus pada penyelesaian sisa konstruksi dan commissioning Unit 1 agar target operasi komersial tercapai sesuai rencana,” jelasnya.

PLTU Lombok FTP-2 dirancang sebagai pembangkit baseload dengan kapasitas total 2x50 MW. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Lombok, menjaga stabilitas pasokan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di NTB.

Editor : Marthadi
#listrik Lombok #proyek pembangkit Lombok #FTP-2 Lombok #PLTU Sambelia #PLN UIP Nusra