Berdasarkan laporan masyarakat, area di sekitar SMKN 6 Mataram kerap dijadikan titik kumpul puluhan pelajar pada jam produktif.
Tidak hanya sekadar nongkrong, warga juga mengeluhkan perilaku berkendara para siswa yang membahayakan, seperti berboncengan lebih dari dua orang.
Baca Juga: Satpol PP NTB dan Bea Cukai Sumbawa Rancang Strategi Besar Pemberantasan Cukai Ilegal 2027
Dipimpin oleh seorang koordinator dengan kekuatan 10 personel, Satpol PP NTB menyisir lokasi mulai pukul 09.00 WITA.
Di lokasi tersebut, petugas menemukan sekitar 50 unit sepeda motor milik pelajar yang terparkir.
Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), petugas mengedepankan komunikasi persuasif dalam membubarkan kerumunan tersebut.
Baca Juga: Perkuat Sinergi Antardaerah, Satpol PP NTB dan Sumbawa Sinkronisasi Program Kerja 2027
Dalam operasi ini, Satpol PP tidak bekerja sendiri. Koordinasi dilakukan bersama Linmas Kelurahan Babakan untuk memastikan penanganan sesuai dengan aspirasi lingkungan setempat.
Guna memberikan solusi jangka panjang, tim Satpol PP NTB langsung berkoordinasi dengan manajemen SMKN 6 Mataram. Langkah ini dilakukan agar pihak sekolah dapat memperketat pengawasan terhadap kedisiplinan siswa, terutama saat jam pelajaran berlangsung.
"Kami mengapresiasi langkah cepat Satpol PP NTB dalam merespons laporan warga. Ke depan, kami meminta akses layanan pengaduan langsung ke Satpol PP agar komunikasi terkait penanganan kedisiplinan siswa di luar sekolah dapat berjalan lebih efektif," ungkap perwakilan pihak SMKN 6 Mataram.
Kegiatan patroli ini bukan sekadar bentuk penertiban fisik, melainkan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTB dalam membina karakter generasi muda.
Diharapkan dengan adanya pengawasan rutin, para pelajar dapat lebih disiplin dan menghargai aturan di ruang publik.
Melalui sinergi antara aparat, sekolah, dan masyarakat, kawasan Babakan diharapkan kembali menjadi lingkungan yang tenang dan kondusif bagi warga, sekaligus mendorong para siswa untuk tetap fokus pada kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Editor : Siti Aeny Maryam