LombokPost - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), didampingi Kasubbag Keuangan, menghadiri Rapat Pemutakhiran Indeks Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum (IPKKU) yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 3 hingga 5 Juni 2026, bertempat di Golden Boutique Hotel, Jakarta.
Acara strategis ini dibuka secara resmi oleh Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Kemendagri, Sri Handoko, S.STP, M.Si. Untuk memperkaya perspektif, rapat ini juga menghadirkan paparan ilmiah dari akademisi Universitas Indonesia (UI) serta sesi berbagi pengalaman praktik baik (best practice) dari Satpol PP Provinsi Jawa Timur.
Baca Juga: Targetkan Perputaran Ekonomi Hingga Rp 40 Miliar, MTQ XXXI Provinsi NTB 2026
Melalui pertemuan ini, Satpol PP NTB mendapatkan arahan serta masukan krusial mengenai pemanfaatan IPKKU sebagai instrumen utama dalam penilaian kinerja. IPKKU menjadi tolok ukur penting untuk memperkuat peran Satpol PP dalam mendukung tata kelola pemerintahan daerah yang tertib, aman, dan kondusif.
Itu sebabnya Satpol PP NTB ditekankan untuk terus mendongkrak performa dan pelayanan publik. Langkah ini akan diakselerasi melalui penguatan koordinasi dengan Satpol PP tingkat kabupaten dan kota di seluruh NTB guna memastikan pelaporan kondisi ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) di daerah berjalan real-time dan akurat.
Rapat pemutakhiran ini menjadi momentum penting bagi Satpol PP NTB untuk memasang target tinggi. Pada tahun 2026 ini, Satpol PP NTB berkomitmen penuh untuk mempertahankan capaian gemilang yang telah diraih pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: Begitu Banyak Pemain AC Milan Kembali dari Masa Peminjaman, Ini 5 di Antaranya
Sebagai informasi, rapor kinerja Satpol PP NTB pada tahun 2025 berhasil mencatatkan angka skor IPKKU 2025 yang sangat memuaskan, yakni 83,08 dengan kategori 'Sangat Baik' (Istimewa).
Dengan partisipasi aktif dalam rapat pemutakhiran ini, Satpol PP NTB optimistis dapat terus menjaga stabilitas trantibum sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Bumi Gora.
Editor : Siti Aeny Maryam