Pertemuan strategis ini difokuskan pada koordinasi integrasi perencanaan program dan kegiatan antara Satpol PP tingkat provinsi dan kabupaten.
Selain itu, kedua belah pihak juga membahas secara mendalam evaluasi Indeks Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (IPKKU) sebagai instrumen utama pengukuran kinerja daerah.
Langkah ini dinilai sangat strategis dalam menyelaraskan dokumen perencanaan, penganggaran, serta indikator kinerja yang terintegrasi.
Baca Juga: SPMB NTB Diperpanjang hingga 6 Juni, Sistem Lelet Bikin Pendaftar Terkendala
Hal ini dilakukan demi mendukung efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas operasional Satpol PP di seluruh wilayah NTB.
Pertemuan ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang menekankan penguatan tata kelola pemerintahan berbasis kinerja, akuntabilitas, dan perencanaan yang terukur.
Melalui koordinasi lintas daerah yang solid ini, Satpol PP NTB dan Satpol PP Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk mencapai tiga target utama.
Baca Juga: Perda BPP NTB Ditarget Berlaku Juli, Sumbangan Sekolah Segera Punya Payung Hukum
Pertama, peningkatan kualitas dengan mendongkrak mutu pelayanan publik, khususnya dalam bidang perlindungan masyarakat.
Kedua, penegakan regulasi dengan memperkuat penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) di tingkat wilayah.
Dan ketiga kondusifitas wilayah, dengan mendorong terciptanya ketenteraman dan ketertiban umum yang lebih optimal bagi seluruh masyarakat Bumi Gora.
Dengan adanya integrasi perencanaan yang matang antara tingkat provinsi dan kabupaten, diharapkan program kerja Satpol PP ke depan dapat berjalan lebih selaras, berdampak nyata, dan mampu merespons dinamika sosial di masyarakat secara cepat dan tepat.
Editor : Siti Aeny Maryam