Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PLN NTB Dukung Percepatan Transisi Energi, Kolaborasi Menuju NTB Emisi Nol Bersih 2050

Marthadi • Senin, 8 Juni 2026 | 11:29 WIB
General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti saat berbicara dalam rapat awal menuju emisi nol bersih Nusa Tenggara Barat 2050 di Mataram, Kamis (4/6).
General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti saat berbicara dalam rapat awal menuju emisi nol bersih Nusa Tenggara Barat 2050 di Mataram, Kamis (4/6).

LombokPost - Upaya mempercepat transisi energi dan mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) terus diperkuat di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemerintah Provinsi NTB bersama Institute for Essential Services Reform (IESR) mulai menyusun langkah strategis menuju Emisi Nol Bersih pada 2050 atau lebih cepat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan rapat awal menuju emisi nol bersih Nusa Tenggara Barat 2050 atau lebih cepat yang digelar di Mataram, Kamis (4/6). Pertemuan itu dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, perwakilan kementerian dan lembaga, akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat sipil, serta para pemangku kepentingan sektor energi.

Dalam forum tersebut, berbagai pihak membahas strategi percepatan transisi energi, termasuk pengembangan energi terbarukan yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung sistem energi kawasan Bali-Nusa Tenggara.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah rencana pengembangan super grid regional guna memperkuat integrasi energi bersih dan meningkatkan keandalan pasokan listrik berbasis energi terbarukan.

Baca Juga: Gempa M 7,7 Guncang Sangihe, BMKG Nyatakan Peringatan Dini Tsunami Resmi Berakhir!

Pada kesempatan itu, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB memaparkan perkembangan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di daerah. Hingga saat ini, bauran energi pembangkit berbasis EBT di NTB tercatat mencapai 5,15 persen atau setara 37,60 megawatt (MW) dari total kapasitas pembangkit yang beroperasi.

General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti mengatakan, PLN terus mendukung agenda transisi energi nasional melalui optimalisasi pemanfaatan energi bersih yang disesuaikan dengan potensi daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga penelitian, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat dekarbonisasi sektor energi di NTB.

“PLN menyambut baik inisiatif kolaboratif yang digagas Pemerintah Provinsi NTB bersama IESR dalam menyusun langkah-langkah strategis menuju Emisi Nol Bersih 2050 atau lebih cepat. Saat ini, bauran energi pembangkit berbasis EBT di NTB telah mencapai 5,15 persen atau sebesar 37,60 MW,” ujarnya.

Baca Juga: ITDC Perkuat Green Tourism Mandalika

Ia menegaskan PLN siap mendukung pengembangan energi terbarukan yang andal, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan kebutuhan pertumbuhan ekonomi serta investasi di daerah.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, NTB diharapkan mampu mempercepat terbentuknya ekosistem energi bersih yang berkelanjutan.

Dengan potensi energi terbarukan yang melimpah, daerah ini juga berpeluang menjadi salah satu percontohan nasional dalam implementasi transisi energi sekaligus mendukung pencapaian target Net Zero Emission Indonesia.

Editor : Marthadi
#Transisi Energi NTB #Energi Terbarukan NTB #Net Zero Emission 2050 #Bauran EBT NTB #PLN NTB