Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

NTB Punya Aplikasi Keren yang Berguna saat Terjadi Bencana, Ada Peran Australia di Sana

Prihadi Zoldic • Selasa, 9 Juni 2026 | 21:43 WIB
ANALISA DATA: Infografis data bencana dan kejadian NTB 2026 di BPBD NTB. (Wahyu/Lombok Post)
ANALISA DATA: Infografis data bencana dan kejadian NTB 2026 di BPBD NTB. (Wahyu/Lombok Post)

 

LombokPost - Program SIAP SIAGA kemitraan Australia-Indonesia dalam Pengelolaan Risiko Bencana berjalan di sejumlah daerah termasuk NTB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Sadimin mengatakan NTB selain alamnya indah, punya beberapa risiko bencana.

“Mulai dari gempa bumi, banjir, kekeringan, tanah longsor, tsunami, letusan gunung berapi, cuaca ekstrem, kebakaran hutan dan lahan, serta wabah penyakit,” jelasnya. 

Baca Juga: Pemerintah Australia Ikut Turun Tangan Bantu Kelompok Disabilitas NTB, Begini Caranya

Atas kondisi tersebut, kesiapsiagaan bencana dan pembangunan ketahanan menjadi hal yang sangat penting. 

Kegiatan SIAP SIAGA sendiri, di NTB fokus pada sejumlah hal, semisal penguatan koordinasi tanggap darurat dan pengelolaan informasi bencana.

Menariknya, fokus juga termasuk peningkatan kapasitas mendukung pengelolaan bencana yang lebih terkoordinasi, berbasis data, dan inklusif bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga: Jung Kyung Ho dan Sooyoung SNSD Konfirmasi Putus Setelah 14 Tahun Berpacaran

“Sudah terbentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD), sehingga saat bencana bisa lebih fokus penanganan,” ujarnya.

Dengan dukungan yang diberikan melalui program SIAP SIAGA, BPBD NTB telah mendirikan Unit Layanan Disabilitas dalam Penanggulangan Bencana (ULD PB). 

Lalu Ahmad Fatoni, Koordinator Data dan Informasi dalam Struktur ULD BPBD NTB menjelaskan, salah satu kendala utama dalam pengelolaan bencana yang efektif adalah ketersediaan informasi yang akurat, tepat waktu, dan mudah diakses. 

Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia kontra Mozambik Malam Ini

Padahal hal ini dapat mengurangi dampak bencana alam, terutama bagi kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

ULD PB memperkuat kesiapsiagaan bencana di NTB melalui upaya advokasi pengumpulan dan pemanfaatan data yang terintegrasi dengan disabilitas dalam program kerja lain yang didukung oleh SIAP SIAGA.

Yaitu Sistem Informasi Bencana (SIK) yang juga dikenal sebagai SiAGA NTB, aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi antara BPBD NTB dan Dinas Komifotik yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan ketepatan waktu dan akurasi data guna digunakan selama keadaan darurat. 

Baca Juga: Genjot PAD, Satpol PP NTB dan Bapenda Bersinergi Tegakkan Perda Pajak Alat Berat

“Kami punya data by name by adress penyandang disabilitas, misalnya di Lombok Utara,” jelas Lalu Ahmad Fatoni, yang juga salah satu penyandang disabilitas yang terlibat dalam kerja besar ini.

SiAGA NTB diluncurkan secara resmi pada Desember 2024. Awalnya, sistem ini fokus pada fungsi kesiapsiagaan dan tanggap darurat, termasuk pelaporan kejadian, pengelolaan logistik, data peralatan, serta informasi mengenai personel yang terlatih.

Berkat upaya advokasi ULD PB, sistem tersebut kini memisahkan data berdasarkan jenis disabilitas untuk tiga kabupaten (Lombok Tengah, Lombok Utara, dan Sumbawa). 

Baca Juga: PT AMGM Tegaskan Tak Ada Temuan BPK soal Bonus Direksi, Bantah Tuduhan Terkait Laporan Dugaan Korupsi

KOLABORASI: Pihak Konjen Australia, BPBD NTB, dan penyandang disabilitas, usai diskusi penanganan bencana. (Wahyu/Lombok Post)
KOLABORASI: Pihak Konjen Australia, BPBD NTB, dan penyandang disabilitas, usai diskusi penanganan bencana. (Wahyu/Lombok Post)

 

Fitur ini memungkinkan pengumpulan data mengenai lokasi dan kebutuhan khusus penyandang disabilitas di seluruh proses manajemen bencana, sehingga dukungan dapat disesuaikan secara tepat selama keadaan darurat. 

Melalui dukungan dari SIAP SIAGA, personel Pusdalops telah mengoperasikan sistem ini sebagai platform pemantauan bencana dan pengelolaan informasi harian di seluruh 10 kabupaten/kota di Provinsi NTB. (yuk)

Editor : Prihadi Zoldic
#disabilitas #australia #BPBD #NTB