LombokPost–PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus memperkuat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di daerah. Hingga saat ini, PLN telah menyediakan 51 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di berbagai titik strategis di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
Pengembangan infrastruktur tersebut menjadi salah satu fokus PLN dalam mendukung percepatan transisi energi bersih sekaligus meningkatkan penggunaan kendaraan listrik di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi SPKLU yang digelar di Gedung Sangkareang, kantor gubernur NTB, dan dihadiri unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas kendaraan listrik, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB Samsudin mengapresiasi langkah PLN yang terus mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik di daerah. Menurutnya, pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik di NTB menunjukkan tren positif sehingga perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai.
Baca Juga: Merumatta Yoga Class Bareng Anjasmara Sukses Dihadiri 200 Peserta
“Kami melihat perkembangan kendaraan listrik di NTB cukup baik. Karena itu, keberadaan SPKLU menjadi faktor penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik,” ujarnya.
Dukungan serupa disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTB Lalu M. Faozal. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi NTB mendukung pengembangan jaringan SPKLU sebagai bagian dari transformasi energi dan pembangunan rendah karbon.
Menurutnya, kendaraan listrik menjadi salah satu solusi untuk mewujudkan sistem transportasi yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di masa depan.
Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti mengatakan PLN tidak hanya membangun infrastruktur pengisian daya, tetapi juga terus mengedukasi masyarakat mengenai manfaat kendaraan listrik.
Baca Juga: Siswa RLMS Chili House Community Rayakan Kelulusan Lewat Pentas Kreativitas dan Outing Edukatif
“PLN tidak hanya membangun infrastruktur SPKLU, tetapi juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami manfaat kendaraan listrik dari sisi efisiensi energi, pengurangan emisi, serta kontribusinya terhadap ketahanan energi nasional,” katanya.
Sri Heny optimistis ekosistem kendaraan listrik di NTB akan terus berkembang seiring dukungan pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.
Melalui pengembangan SPKLU dan berbagai program edukasi, PLN berharap adopsi kendaraan listrik di NTB semakin meningkat. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia serta upaya menciptakan sistem transportasi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Editor : Marthadi