LombokPost – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) terus memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kemitraan strategis dengan dunia usaha.
Kali ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB melalui UPTD Balai Kemasan Produk dan Pengembangan Promosi Daerah (BKP3D) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB berkolaborasi dengan UNIQLO Indonesia.
Kerja sama ini membuka peluang lebih luas bagi produk unggulan daerah untuk menembus pasar nasional melalui Program UNIQLO Neighborhood Collaboration Batch 5 Tahun 2027.
Sebagai tahap awal, sebanyak 28 UMKM binaan dari sektor kriya (craft) dan turunan wastra mengikuti proses kurasi untuk diseleksi menjadi bagian dari program kolaboratif tersebut.
Inisiatif ini menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di jaringan ritel modern.
Kepala UPTD BKP3D Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, M. Achiyat Winata, menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar ajang promosi musiman, melainkan sebuah kesempatan emas bagi pelaku usaha daerah untuk menaikkan kelas produk mereka agar memenuhi standar pasar modern skala nasional.
Baca Juga: Dekranasda NTB Perkuat Kolaborasi Pembinaan Perajin Kriya
"Kurasi ini penting untuk memastikan produk yang terpilih memiliki kualitas, estetika, dan kapasitas produksi yang konsisten. Kami mendampingi para pelaku UMKM agar siap menghadapi standar ketat yang diterapkan oleh jaringan ritel global seperti UNIQLO," ujarnya.
Perkuat Ekosistem Pembinaan UMKM
Senada dengan hal tersebut, perwakilan dari Dekranasda NTB menekankan pentingnya sinergi ini dalam mengangkat potensi kerajinan lokal khas Bumi Gora, seperti tenun ikat, ketak, dan aneka kerajinan tangan kreatif lainnya.
Baca Juga: Dekranasda NTB Dorong Kerajinan Lokal Tembus Pasar Global
"Produk kriya dan wastra NTB memiliki nilai filosofis dan keunikan yang tinggi. Lewat program kolaborasi ini, kita ingin menunjukkan bahwa kerajinan daerah kita tidak hanya layak menjadi suvenir lokal, tetapi juga mampu bersanding dengan tren gaya hidup modern nasional," ungkapnya.
Dekranasda NTB juga menilai penempatan produk UMKM pada lokasi yang strategis di dalam gerai UNIQLO merupakan bentuk dukungan konkret yang dapat meningkatkan daya tarik dan peluang penjualan produk lokal.
Sementara itu, perwakilan UNIQLO Indonesia menyambut baik kolaborasi dengan Dekranasda NTB yang untuk pertama kalinya terlibat dalam pelaksanaan Neighborhood Collaboration.
Sinergi ini diyakini akan memperkuat ekosistem pembinaan UMKM sehingga mampu melahirkan lebih banyak produk yang kompetitif dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Selama proses fasilitasi, UPTD BKP3D telah melakukan sosialisasi mengenai persyaratan dan kategori produk kepada para peserta.
Hasil pendataan menunjukkan seluruh UMKM yang terdaftar memenuhi kriteria awal dan siap mengikuti tahapan kurasi berikutnya.
Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTB, Dekranasda NTB, dan UNIQLO Indonesia menjadi bukti bahwa penguatan UMKM memerlukan sinergi lintas sektor.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan dan akses terhadap pasar modern, Pemprov NTB berharap semakin banyak produk unggulan daerah mampu menembus pasar nasional.
Sehingga meningkatkan nilai tambah ekonomi, serta mengangkat nama Nusa Tenggara Barat sebagai pusat kreativitas dan inovasi industri kerajinan Indonesia. (lil/diskominfotikntb)
Editor : Redaksi Lombok Post Online