LombokPost - Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa cita-cita mewujudkan NTB Makmur Mendunia tidak cukup hanya dibangun melalui pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan kemajuan investasi.
“Kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan semakin kuatnya kehidupan spiritual masyarakat, di mana masjid dan dakwah menjadi fondasi penting dalam membangun karakter serta peradaban,” kata Gubernur Miq Iqbal di Masjid Raya At-Taqwa, Kota Mataram, Sabtu (27/6).
Gubernur Miq Iqbal didampingi Sekretaris Daerah NTB Abul Chair menghadiri Pertemuan Para Pekerja Dakwah di Masjid Raya At-Taqwa, Kota Mataram. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 3.000 jamaah dari berbagai kabupaten/kota di NTB, serta peserta dari Jakarta, Banjarmasin, hingga mancanegara.
Baca Juga: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Garansi Kualitas Porprov XII NTB 2026 Tetap Top
Di hadapan para pekerja dakwah, Gubernur Miq Iqbal menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus menghadirkan keseimbangan antara kemajuan fisik dan pembangunan rohani masyarakat.
“NTB yang Makmur Mendunia bukan hanya ditandai dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dengan masyarakat yang memiliki kehidupan spiritual yang kuat,” katanya.
“Masjid yang hidup dan dakwah yang terus berjalan menjadi fondasi penting untuk mewujudkan hal tersebut,” tambahnya.
Baca Juga: Realisasi Program Baru 10 Persen, DPRD Minta Gubernur Iqbal Terbitkan Instruksi ke OPD
Menurut Gubernur Miq Iqbal, para pekerja dakwah memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat persaudaraan, serta membangun karakter masyarakat melalui berbagai aktivitas yang memakmurkan masjid.
Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB memberikan apresiasi atas dedikasi para dai dan jamaah yang terus menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Miq Iqbal juga mengenang almarhum ayahandanya yang selama bertahun-tahun membuka ruang bagi kegiatan dakwah di Masjid Agung Praya.
Pengalaman itu menjadi warisan berharga yang mengajarkan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah. Tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan akhlak, dan penguatan nilai-nilai kebersamaan.
Gubernur Miq Iqbal juga mengajak seluruh jamaah untuk terus mendoakan ikhtiar Pemerintah Provinsi NTB dalam membangun daerah agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah.
“Kami berharap setiap langkah pembangunan mendapat keberkahan. Karena itu, pemerintah akan terus mendukung upaya memakmurkan masjid dan memperkuat kegiatan dakwah sebagai bagian dari pembangunan NTB,” ujarnya.
Menurut Gubernur Miq Iqbal, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari capaian ekonomi ataupun megahnya infrastruktur. Tetapi juga dari tumbuhnya masyarakat yang beriman, berakhlak, serta semakin kuat menjaga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan persatuan.
Bagi Pemerintah Provinsi NTB, pembangunan fisik dan pembangunan spiritual adalah dua fondasi yang tidak dapat dipisahkan.
Ketika jalan, sekolah, rumah sakit, dan pusat-pusat ekonomi terus dibangun, pada saat yang sama masjid harus semakin makmur, dakwah harus terus hidup, dan karakter masyarakat harus semakin kuat.
Dengan keseimbangan itulah, visi NTB Makmur Mendunia diharapkan tidak hanya menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan, tetapi juga keberkahan bagi seluruh masyarakat. (lil/diskominfotikntb)
Editor : Redaksi Lombok Post Online