Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Buka Seminar Deradikalisasi, Wakapolda NTB Ingatkan Bahaya Radikalisme, Minta Personel dan ASN Polri Perkuat Ideologi

Marthadi • Selasa, 30 Juni 2026 | 16:45 WIB
Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho.
Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho.

LombokPost - Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho membuka Seminar Deradikalisasi bagi Pegawai Negeri Polri di lingkungan satuan kerja Polda NTB dan polres jajaran, Selasa (30/6). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan ideologi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran paham radikal di lingkungan Polri.

Seminar yang digelar di Gedung Sasana Dharma Polda NTB itu dihadiri para pejabat utama Polda NTB, personel Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) Polri dari seluruh satuan kerja Polda NTB dan polres/ta jajaran.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Hari Nugroho menegaskan bahwa radikalisme dan intoleransi masih menjadi ancaman serius terhadap nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui penguatan wawasan kebangsaan, edukasi, serta pendekatan dialogis kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk aparatur negara.

Baca Juga: PLN UIP Nusra Tuntaskan 6 Izin Proyek EBT Semester I 2026, Percepat Pembangunan PLTS hingga PLTP

"Seminar ini merupakan bentuk komitmen Polda NTB dalam meningkatkan pemahaman, kewaspadaan, dan ketahanan ideologi seluruh personel agar mampu menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta menjaga dan memelihara kerukunan di lingkungan kerja maupun masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan, seminar tersebut juga menjadi bagian dari program deradikalisasi yang dijalankan Polri bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 Antiteror Polri.

Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen bangsa menjadi faktor penting untuk mencegah berkembangnya paham radikal yang berpotensi mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

"Seminar yang kita laksanakan ini sejalan dengan program deradikalisasi Polri bersama BNPT dan Densus 88 AT. Sinergitas seluruh elemen bangsa menjadi kunci dalam mencegah berkembangnya paham radikal," katanya.

Baca Juga: Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

Melalui kegiatan tersebut, Wakapolda NTB berharap kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polda NTB semakin meningkat, khususnya dalam membangun karakter personel yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta memiliki ketahanan ideologi yang kuat.

Selain itu, ASN Polri diharapkan mampu menjalankan peran sebagai agen pemersatu bangsa yang turut menjaga stabilitas keamanan, memperkuat toleransi, dan memelihara harmoni sosial di tengah masyarakat.

Seminar deradikalisasi ini menjadi salah satu langkah Polda NTB dalam memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan penyebaran paham radikal di era modern.

Editor : Marthadi
#Seminar Deradikalisasi #ASN Polri #polda ntb #Wakapolda NTB #Radikalisme