LombokPost - Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menerima audiensi jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi NTB di ruang kerjanya, Jumat (3/7). Pertemuan itu menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian dan tokoh lintas agama dalam menjaga keamanan serta kerukunan di Nusa Tenggara Barat.
Rombongan FKUB NTB dipimpin Ketua FKUB NTB Dr. TGH. Buya Muhammad Subki Sasaki. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dengan pembahasan utama penguatan toleransi, komunikasi, dan kolaborasi menjaga situasi daerah tetap kondusif.
Kapolda NTB menegaskan, hubungan yang baik antara kepolisian dan tokoh agama memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Menurutnya, keamanan tidak dapat diwujudkan hanya oleh aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
"Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Polda NTB dengan para tokoh lintas agama," kata Kalingga.
Baca Juga: Amplop Misterius dari Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Akui Sudah Dikembalikan
Ia menilai kerukunan umat beragama merupakan salah satu modal sosial terbesar yang dimiliki NTB. Peran tokoh agama dinilai sangat penting untuk memperkuat persatuan, meredam potensi konflik, dan menumbuhkan budaya saling menghormati di tengah masyarakat.
"Keamanan tidak cukup dijaga aparat kepolisian semata. Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat dibutuhkan agar nilai persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati terus tumbuh," ujarnya.
Kapolda berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat agar NTB tetap dikenal sebagai daerah yang aman, damai, dan menjunjung tinggi toleransi.
Sementara itu, Ketua FKUB NTB TGH. Subki Sasaki menyampaikan apresiasi atas sambutan Kapolda NTB. Menurutnya, komunikasi yang intensif antara FKUB dan Polda NTB menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
Baca Juga: Stok Minyakita Melimpah, Bulog Prioritaskan Pasar
"FKUB NTB siap terus bersinergi bersama Polda NTB dalam merawat kerukunan antarumat beragama. Kedamaian akan terjaga ketika komunikasi, silaturahmi, dan kolaborasi berjalan dengan baik," katanya.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan mengedepankan sikap saling menghormati di tengah keberagaman.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi melalui berbagai kegiatan yang mendukung terciptanya kehidupan masyarakat NTB yang aman, rukun, dan harmonis.
Editor : Marthadi