Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemprov Matangkan Persiapan Kafilah NTB Hadapi MTQ Nasional, Training Center Diikuti 58 Peserta dan 16 Pelatih

Redaksi • Selasa, 7 Juli 2026 | 18:15 WIB
KAFILAH: Sekda NTB Abul Chair saat membuka training center kafilah NTB yang digelar di Asrama Haji Kelas I Lombok, Mataram, Ahad (5/7). (DISKOMINFOTIK NTB/LOMBOK POST)
KAFILAH: Sekda NTB Abul Chair saat membuka training center kafilah NTB yang digelar di Asrama Haji Kelas I Lombok, Mataram, Ahad (5/7). (DISKOMINFOTIK NTB/LOMBOK POST)

LombokPost - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) NTB terus memantapkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026.

Persiapan dilakukan dengan menggelar Training Center (TC) bagi kafilah terbaik NTB yang digelar di Asrama Haji Kelas I Lombok, Mataram, Ahad (5/7).

Pemusatan latihan ini menjadi bagian dari upaya melahirkan kafilah yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga memiliki karakter Qurani.

Baca Juga: Lombok Barat Tembus Tiga Besar MTQ NTB

Training center tersebut secara resmi dibuka Sekretaris Daerah Provinsi NTB Abul Chair. Sebanyak 58 peserta terpilih mengikuti pembinaan intensif.

Mereka didampingi 16 pelatih lokal pada 8 cabang musabaqah dan 21 golongan.

Pemusatan latihan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 5 hingga 15 Juli 2026.

Baca Juga: Loteng Pertahankan Juara Umum MTQ NTB 2026

Kemudian dilanjutkan dengan pembinaan secara luring dan daring hingga pelaksanaan MTQN XXXI di Semarang pada 11—20 September 2026.

Dalam sambutannya, Sekda Abul Chair menegaskan bahwa pembinaan kafilah MTQ merupakan bagian dari komitmen Pemprov NTB dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai Alquran.

Menurut Sekda Abul Chair, visi NTB Makmur Mendunia tidak cukup diwujudkan melalui pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi semata.

Baca Juga: 38 Santri dan Alumni Al-Aziziyah Berprestasi di MTQ XXXI NTB, 9 Wakili Provinsi ke MTQ Nasional Semarang

NTB akan benar-benar makmur apabila masyarakatnya kaya ilmu, dan akan mendunia apabila generasi mudanya memiliki karakter Qurani.

“Kita ingin melahirkan generasi yang mampu membaca dunia tanpa kehilangan petunjuk wahyu," ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, Pemprov NTB terus memperkuat sistem pembinaan yang lebih terukur, disiplin, dan profesional.

Tahun ini, evaluasi peserta dilakukan secara sistematis melalui platform digital sehingga perkembangan kemampuan peserta maupun efektivitas pembinaan dapat dipantau secara objektif.

"Evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi instrumen untuk terus memperbaiki kualitas pembinaan sehingga mampu menghasilkan prestasi yang lebih baik," jelasnya.

Selain itu, selama masa pemusatan latihan diterapkan disiplin yang lebih ketat.

Mulai dari pengaturan waktu, pembatasan kunjungan, hingga penggunaan telepon seluler.

Langkah tersebut dilakukan untuk membangun fokus, kedisiplinan, dan kesiapan mental peserta dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional.

Sekda Abul Chair berharap seluruh peserta memanfaatkan masa pembinaan dengan sebaik-baiknya sebagai ikhtiar mempersiapkan diri menghadapi MTQ Nasional XXXI.

Setiap peserta bukan hanya membawa nama pribadi dan daerah, tetapi juga mengemban amanah sebagai duta Alquran yang diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Pemprov NTB bersama LPTQ akan memberikan dukungan terbaik selama proses pembinaan.

Namun keberhasilan pada akhirnya sangat ditentukan oleh kesungguhan dalam berlatih, kedisiplinan, keikhlasan, dan doa.

“Semoga seluruh ikhtiar ini menjadi jalan bagi NTB untuk meraih prestasi terbaik sekaligus melahirkan generasi Qur'ani yang membanggakan daerah," harapnya.

Melalui pembinaan yang terstruktur, disiplin, dan berkelanjutan, Pemprov NTB optimistis kafilah NTB mampu tampil maksimal pada MTQ Nasional XXXI di Semarang.

“Lebih dari sekadar mengejar prestasi, pembinaan ini merupakan ikhtiar melahirkan generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (lil/diskominfotikntb)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#Pembinaan #mtq #profesional #kafilah #NTB