LombokPost – Konsulat Jenderal Australia di Bali mencairkan sekat formalitas negara melalui festival musik mini bertajuk Gig on the Green (GoG) di Hotel Aruna Senggigi, Sabtu (18/7).
Ajang ini merupakan instrumen diplomasi publik untuk mengunci dan merawat jaringan aset intelektual lokal.
Provinsi NTB tercatat memiliki jumlah alumni penerima beasiswa Australia mencapai lebih dari 500 orang, termasuk Australia Awards.
Mereka kini tersebar dan menduduki posisi strategis di berbagai sektor pembangunan dan ekonomi daerah.
Konsul Jenderal Australia di Bali Jo Stevens menegaskan, ratusan alumni di NTB ini merupakan jembatan emas. Hal itu menjaga eratnya stabilitas hubungan kedua negara hingga saat ini.
"Event ini sengaja dirancang santai agar para alumni bisa terkoneksi kembali (reconnect), saling bertemu lintas sektor, dan lintas generasi,” ujarnya.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih karena kontribusi nyata para alumni di lapangan telah memberikan dampak besar bagi penguatan hubungan bilateral Indonesia-Australia," sambungnya.
Atmosfer kehangatan event ini menghadirkan kolaborasi pertunjukan seni budaya yang apik.
Baca Juga: Bupati Lobar Terjaring OTT Dugaan Atas Jual Beli Proyek di PT AMGM
Mulai dari band lokal Lombok, The Butterfly, band asal Australia, The Brrr, dan jebolan Rising Star Indonesia Inggid Wakano.
Penyanyi asal NTT ini menyihir penonton lewat sejumlah lagu, salah satunya lagu daerah Tabola Bale.
Festival ini semakin semarak dengan kehadiran bazar kuliner BBQ khas Australia yang bersanding dengan stan produk UMKM milik para alumni lokal.
Terdapat juga fasilitas interaktif seperti immersive photobooth dan face painting, kuis hingga pembagian door prize.
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post