LombokPost--Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan pentingnya membangun sistem birokrasi yang kokoh, profesional, dan berkelanjutan agar pemerintahan tetap berjalan efektif meski terjadi pergantian kepemimpinan.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Miq Iqbal saat menghadiri pelantikan Sekda Lombok Barat (Lobar) Fauzan Husniadi di Aula Kantor Bupati Lobar, Rabu (4/11).
Pelantikan Sekda Lobar yang dipimpin Wakil Bupati Lobar Nurul Adha tersebut juga dihadiri Anggota DPR RI Fauzan Khalid yang juga mantan Bupati Lobar dua periode.
Hadir juga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Lobar, jajaran pejabat Pemprov NTB dan Pemkab Lobar, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Gubernur Miq Iqbal menyampaikan ucapan selamat kepada Fauzan Husniadi.
Sekaligus menekankan bahwa sekda memiliki peran strategis sebagai penggerak utama birokrasi, pengendali administrasi pemerintahan, dan penjaga kesinambungan pelayanan publik.
“Pesan terpenting saya buat pak sekda adalah bangun sistem. Jangan tergantung kepada orang,” tegasnya.
Menurut Gubernur Miq Iqbal, birokrasi merupakan institusi yang harus tetap berjalan secara konsisten, melampaui periode kepemimpinan politik yang memiliki batas waktu.
Baca Juga: Lomba Desa Berprestasi Nasional, Pemkab Siapkan Bonus Rp 100 Juta untuk Bilebante
Karena itu, sistem pemerintahan harus dibangun di atas tata kerja yang jelas, terukur, transparan, dan akuntabel, bukan bergantung pada figur tertentu.
Gubernur Miq Iqbal juga menekankan pentingnya memastikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja secara profesional, menjaga netralitas, serta menjalankan tugas sesuai kewenangan dan mandat kepemimpinan yang sah.
Dengan fondasi birokrasi yang kuat, pemerintahan akan mampu menjaga stabilitas, meningkatkan efektivitas kebijakan, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dalam setiap periode kepemimpinan.
Pada kesempatan itu, Gubernur Miq Iqbal menegaskan komitmen Pemprov NTB untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota.
Menurut Gubernur Miq Iqbal, keberhasilan pembangunan di tingkat provinsi tidak terlepas dari keberhasilan pemerintah daerah dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Tidak ada fungsi yang lebih penting bagi pemprov selain memberikan dukungan agar para bupati dan wali kota bisa berhasil dalam menjalankan tugasnya semaksimal mungkin,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lobar Nurul Adha menekankan pentingnya konsolidasi dan soliditas internal setelah pelantikan sekda definitif.
Wabup Nurul Adha meminta seluruh perangkat daerah bekerja dalam satu kesatuan, tanpa sekat kelompok maupun ego sektoral, demi memperkuat efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Nurul Adha juga menggarisbawahi sejumlah agenda prioritas yang membutuhkan kerja bersama.
Antara lain penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, penanganan anak tidak sekolah, peningkatan pertumbuhan ekonomi, perbaikan tata kelola sampah, serta penguatan pengelolaan keuangan daerah.
Baca Juga: Terkendala Alat Tangkap, Operasional KNMP Ekas Buana Belum Maksimal
Sinergi dengan Pemprov NTB juga perlu ditingkatkan, khususnya untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak Lobar yang belum melanjutkan ke jenjang menengah atas.
Menanggapi arahan tersebut, Sekda Lobar Fauzan Husniadi, menyatakan konsolidasi internal dan penguatan koordinasi antarperangkat daerah menjadi prioritas awal.
Sekda Fauzan juga memastikan segera mengawal penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 agar berjalan tepat waktu serta memastikan program dan anggaran diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Sekda Fauzan pengelolaan anggaran harus berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“APBD itu uang yang harus dibelanjakan, bukan uang yang harus disimpan. Di sana ada hak rakyat yang harus kita penuhi,” tegasnya.
Baca Juga: Gubernur Iqbal Validasi Angka Anak Putus Sekolah, Tak Ingin Salah Penanganan
Pelantikan Sekda Lobar ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Lobar untuk memperkuat fondasi kelembagaan, mengonsolidasikan birokrasi, dan memastikan kesinambungan pembangunan.
Dengan sistem pemerintahan yang solid dan profesional, pelayanan publik diharapkan semakin efektif serta mampu menjawab kebutuhan dan kepentingan masyarakat.
Editor : Kimda FaridaSumber : Lombok Post