LombokPost - Dorongan gaya hidup baru yang menempatkan kendaraan kinclong sebagai simbol kebanggaan membuat permintaan jasa cuci melonjak pesat.
Fenomena ini tak hanya menunjukkan perubahan perilaku masyarakat, tetapi juga membuka ruang tumbuhnya berbagai model usaha mulai dari cuci rumahan hingga car wash premium yang berlomba menawarkan kilau terbaik demi memikat pelanggan.
Salah satu tempat cuci kendaraan yang cukup terkenal di Kota Mataram adalah Grace Garage di area parkir Mataram Mall. Bengkel yang terkenal dengan layanan coating dan detailing kendaraan, awalnya hanya bergerak di jasa cuci mobil biasa. Namun kini Grace Garage hadir dengan berbagai inovasi layanan yang berfokus pada kualitas, ketelitian, dan kepuasan pelanggan.
"Kami mulai buka sejak Oktober 2024 lalu. Kami hadir fokus pada kualitas," jelas Ifa, owner Grace Garage, kepada Lombok Post.
Salah satu hal yang membedakan Grace Garage adalah ketelitiannya dalam melakukan detailing dan coating kendaraan. Jika banyak bengkel hanya mengutamakan cuci atau poles biasa, Grace Garage menyediakan layanan yang lebih mendalam.
Sebagian besar pelanggan Grace Garage adalah warga negara asing yang tinggal di Lombok. Selain itu, pelanggan dari kalangan pejabat publik juga turut menjadi bagian dari daftar pelanggan mereka, dengan mobil dinas yang sering dibawa untuk mendapatkan perawatan spesial.
Dengan segala kualitas dan layanan yang ditawarkan, harga yang dikenakan oleh Grace Garage tetap terjangkau. Paket layanan seperti polish wax mulai dari Rp 150 ribu, sementara paket diamond wax yang lebih lengkap dihargai Rp 300 ribu. Untuk detailing interior dan eksterior, Grace Garage menawarkan paket lengkap seharga Rp 1,8 juta.
Layanan coating juga tersedia dalam beberapa varian, dengan harga mulai dari Rp 5 juta untuk caraseal hingga Rp 22 juta untuk coating titanium, yang mencakup perlindungan lengkap untuk bodi, kaca, dan interior mobil.
Dalam sebulan, ada puluhan kendaraan yang datang untuk detailing maupun coating. “Kalau untuk cuci mobil biasa sekitar 20 atau lebih. Dengan demikian, omzet yang diraup bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah per bulannya.” bebernya.
Haris, pegawai sekaligus penanggung jawab menambahkan, waktu pengerjaan bervariasi, dengan rata-rata pengerjaan membutuhkan waktu 3 hari. Hal ini dilakukan agar setiap langkah pengerjaan dilakukan dengan cermat dan memastikan tidak ada langkah yang terlewat.
Selain kualitas layanan, Grace Garage juga memiliki komitmen untuk memberdayakan masyarakat lokal. Mereka mempekerjakan tenaga kerja dari warga lokal, dan melakukan pelatihan intensif selama satu bulan untuk memastikan kualitas kerja yang tinggi. Hingga saat ini, Grace Garage memiliki 8 orang pegawai di cabang Mataram Mall dan sekitar 20 orang di Surabaya.
Berkembang Jadi Coffee Shop
Taka hanya di Kota Mataram, tempat cuci kendaraan juga menjamur di Lombok Timur. Salah satunya Southeast di Selong.
Owner Southheast Gusti Bagus Dedi Kurniawan menyampaikan bahwa di tempat cuci mobil miliknya ia melayani cuci mobil dan motor biasa. Kemudian juga menawarkan detailing atau perawatan mobil. Pelayanan ini bahkan menjadi pertama di Lotim.
“Detailing itu perawatan kayak poles bodi, interior eksterior dan lainnya. Tapi untuk mengenalkan detailling ini memang agak sulit,” terang Bagus, kemarin (5/12)
Selain itu, saat ini Southeast juga melayani perbaikan kerusakan ringan, seperti bodi lecet, penyok dan lainnya. Bahkan ke depannya ia berencana untuk membuka bengkel mobil di tempat tersebut.
Untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan, tempat ini dilengkapi dengan parkir luas, ruangan tunggu yang nyaman. Bahkan juga dilengkapi oleh kafe. “Awalnya cafe ini kita buat hanya sebagai tempat ruang tunggu saja, namun kita coba buka tempat ngopi, lama kelamaan tempatnya justru rame, dan jadi lah Coffee Shop,” terang pria yang pernah menjuarai lomba balap mobil di Sirkuit Mandalika ini.
Diakui, usaha cuci kendaraan ini mampu menyerap sebanyak 25 tenaga kerja yang diambil langsung dari pemuda setempat. Termasuk karyawan kafe.
Namun untuk pelayanan detailling, ia merekrut tenaga khusus yang betul-betul profesional. Bahkan ia memberikan pelatihan terhadap karyawan yang akan melayani detailling di Jakarta.
Disebutkan, hujan saat ini sangat berpengaruh terhadap tingkat kunjungan. Jika pada hari-hari biasa kunjungan bisa mencapai 50 unit, namun saat hujan saat ini hanya bisa melayani 20 unit.
Namun biasanya ketika cuaca cerah kunjungan kembali meningkat. Adapun tarif yang diberikan tergantung kategori pelayanan yang dipilih.
“Tarif pelayan untuk cuci mobil biasa itu dari Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu bahkan lebih. Kalau pelayanan detailling itu jutaan. Kalau pendapatan per hari khusus untuk cuci mobil biasa tinggal 50 unit dikali Rp 50 ribu, itu di luar detailling,” katanya.
Selain tenaga profesional, ia juga menggunakan alat dan bahan berkualitas, terutama sampo cuci. Sebab tidak sedikit tempat cuci uang masih menggunakan sabun cuci piring yang dimasukkan ke dalam mesin cuci salju.
Penggunaan sabun atau sampo cuci mobil sembarangan akan berdampak terhadap mobil cat bahkan bodi mobil. Karena sampo rambut dan sabun cuci piring tidak bisa digunakan di mobil meski sama-sama mengeluarkan busa.
“Bahkan saat mobil sudah kering nanti akan keluar busa lagi, kalau menggunakan sabun sembarangan. Makanya kalau di sini, kami pajang sabun yang kami pakai. Dan sabun ini kita datangkan langsung dari luar daerah,” katanya.
Biaya Bervariasi
Tempat cuci dan perawatan lainnya di Kota Mataram adalah DJ2 Crystal Coating. Karyawan DJ2 Crystal Coating Syarwan mengatakan, dari sisi biaya, jasa cuci mingguan tergolong terjangkau. Untuk ukuran mobil kecil seperti Brio atau Ayla, tarifnya mulai Rp 50 ribu. Sementara untuk layanan detailing standar, terutama pembersihan jamur di bodi dan kaca, biayanya sekitar Rp 200 ribu.
“Makanya kalau dari segi biaya tergantung dari kebutuhan pemilik kendaraan,” kata dia. (ton/par/arl/r3)
Editor : Marthadi