LombokPost – Kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara sangat dipengaruhi oleh hal-hal mendasar yang sering kali diabaikan oleh para pengemudi. Salah satunya adalah pengaturan posisi duduk di balik kemudi. Tahukah Anda bahwa posisi duduk yang ideal tidak hanya menentukan tingkat kelelahan tubuh, tetapi juga sangat krusial dalam menjaga fokus serta keselamatan di jalan raya?
Dengan mengatur kursi pengemudi secara tepat, beban ergonomis pada anggota tubuh dapat diminimalkan dalam jangka panjang.
Efek positifnya, pengendara bisa terhindar dari keletihan ekstrem, sekaligus tetap mampu mengoperasikan pedal, setir, hingga saklar kendaraan secara responsif tanpa mengorbankan sudut pandang mengemudi yang aman.
Baca Juga: Bermanuver Lebih Percaya Diri, Begini Cara Optimalkan Fitur Multi Around Monitor Mitsubishi
Langkah Mengatur Posisi Kursi yang Ideal
Untuk mendapatkan posisi duduk yang paling ergonomis dan anti-capek, berikut adalah beberapa poin pengaturan penting yang sebaiknya diterapkan sebelum Anda mulai melaju:
Atur Jarak Maju Mundur Kursi: Tarik tuas besi yang berada di bawah dudukan kursi untuk menggeser posisi. Sesuaikan dengan postur kaki Anda agar posisinya ideal terhadap pedal tidak terlalu menekuk dan tidak terlalu lurus sehingga kaki dapat menginjak pedal dengan cekatan.
Sesuaikan Sandaran Punggung (Reclining): Tarik tuas di bagian samping luar kursi untuk mengatur kemiringan. Posisi sandaran punggung yang ideal adalah membentuk sudut sekitar 100 derajat (tidak terlalu tegak dan tidak terlalu rebah). Posisi ini menjaga pandangan ke depan tetap jelas sekaligus membuat pergerakan mobil terasa lebih akurat di punggung.
Atur Ketinggian Kursi (Height Adjuster): Putar knop di sebelah luar kursi dengan patokan posisi pinggul dan lutut harus sejajar. Pengaturan ini membuat respons kaki jauh lebih cepat saat menghadapi keadaan darurat. Hindari mengemudi dengan posisi pinggul di bawah lutut karena dapat menyumbat peredaran darah dan memicu kram kaki.
Setel Sandaran Kepala (Headrest): Tekan tombol kecil di bawah sandaran kepala untuk menaikkan atau menurunkannya.
Pastikan ketinggian headrest disetel sedekat mungkin dengan tinggi telinga guna mereduksi risiko cedera leher (whiplash) saat terjadi benturan dari belakang.
Maksimalkan Fitur Keselamatan dan Kenyamanan Kabin
Selain pengaturan pada jok, pengoptimalan fitur bawaan kendaraan juga memegang peranan penting. Demi perlindungan total, pastikan sabuk pengaman selalu terpasang dengan benar. Pada kursi depan mobil modern, sabuk pengaman telah dilengkapi sistem pre-tensioner yang hanya akan mengencang secara otomatis saat terjadi hentakan mendadak atau tabrakan, sehingga tidak membatasi ruang gerak normal pengemudi selama berkendara.
Kenyamanan genggaman tangan pada lingkar kemudi juga perlu diperhatikan. Beruntung, lini kendaraan penumpang modern seperti lansiran Mitsubishi Motors kini telah dibekali fitur tilt & telescopic steering. Melalui fitur ini, pengemudi cukup menekan tuas di balik kolom setir untuk menyesuaikan ketinggian maupun jarak setir terhadap tubuh secara fleksibel.
Sebagai sentuhan akhir setelah semua komponen kursi dan kemudi selaras, pastikan posisi tangan Anda berada pada posisi yang ideal saat memegang setir, yakni memosisikan tangan kiri searah jarum jam di angka 9 dan tangan kanan tepat di angka 3. Dengan posisi berkendara yang presisi, perjalanan jauh pun akan terasa lebih aman, menyenangkan, dan bebas dari lelah.
Editor : Redaksi Lombok Post Online