LombokPost--Ekspedisi Terios 7 Wonders dengan destinasi Ternate–Halmahera, Maluku Utara tuntas digelar selama lima hari pada 14-19 Januari 2024.
Rute sejauh lebih dari 390 kilometer (Km) ini ditempuh tim ekspedisi. Mereka menjelajahi 7 destinasi, dimulai dari Kedaton Kecil; Hutan Mangrove Guraping; Sungai Gaongo; Desa Talaga-Adat Dodengo; Teluk Jailolo; Danau Tolire; dan Pantai Jikomalamo.
Pada eksplorasi pertama, tim ekspedisi memulai petualangan menuju WONDERS 1 dengan mengeksplorasi Kedaton Kecil. Destinasi ini merupakan situs bersejarah kesultanan Ternate, Maluku Utara yang terletak di lereng gunung Gamalama dan berjarak hanya sekitar 5 Kilometer dari pusat Kota Ternate.
Tim ekspedisi melanjutkan perjalanan menuju Benteng Tolukko yang masih berlokasi di Pulau Ternate.
Benteng Tolukko merupakan situs bersejarah yang mencerminkan pentingnya perdagangan rempah-rempah pada masa lalu. Situs ini dibangun pada abad 17 oleh Sultan Ternate, benteng ini juga menyuguhkan pemandangan indah dan menjadi saksi bisu perubahan kekuasaan antara kolonial Portugis, Belanda, dan Spanyol.
Selanjutnya, tim ekspedisi melanjutkan eksplorasi WONDERS 2 dengan menyeberangi pulau Halmahera. Setibanya di pulau ini, tim ekspedisi mengeksplorasi Hutan Mangrove Guraping di Sofifi, Maluku Utara.
Sebagai kawasan hutan lindung seluas 370 hektare, destinasi ini merupakan salah satu tempat yang menakjubkan dengan akar-akar mangrove yang tinggi.
Kali ini tim ekspedisi kembali melanjutkan ekspedisi menuju WONDERS 3 dan WONDERS4, yakni Sungai Gaongo dan Desa Talaga-Adat Dodengo.
Perjalanan ditempuh dengan jarak sekitar 150 kilometer untuk menggali potensi wisata dan budaya yang terletak di Kecamatan Ibu, sekaligus merupakan desa terujung di Kabupaten Halmahera Barat.
"Kami di sini desa yang paling ujung di Halmahera Barat. Mungkin terkait dengan sedikit sejarah, sejarah Desa Naga ini, awal mula nama desa Naga ini diambil dari bahasa suku Tabaro," ujar Orvans Lexi Uang, selaku Kepala Desa Naga.
Selanjutnya, tim ekspedisi juga berkunjung ke Desa Talaga untuk melihat tradisi adat Dodengo. Tradisi adat Dodengo merupakan teknik dan seni bela diri asli Gamkonara yang menampilkan pertarungan satu lawan satu.
Baca Juga: 18 Tahun Mengabdi, Guru di Bima ini Dipecat via WhatsApp
"Selaku kepala desa, saya ucapkan terima kasih kepada Daihatsu yang telah berkunjung di desa Talaga. Desa ini memiliki ragam potensi budaya, adat, bahkan potensi pariwisata. Saya kira ini menjadi sebuah momentum penting atas kedatangan Sahabat Daihatsu di salah satu desa di Halmahera Barat ini," ujar Yusri Ahya, kepala Desa Talaga, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat.
Tim ekspedisi melanjutkan perjalanan kembali menuju WONDERS 5, yaitu Teluk Jailolo. Teluk Jailolo menawarkan pemandangan spektakuler dengan pantai pasir putih, air laut yang jernih, dan hutan hijau yang melingkupinya.
Disini, tim ekspedisi menikmati keindahan alam laut yang kaya dan menyelam di perairan yang indah.
Tim ekspedisi kembali melanjutkan ekspedisi menuju 2 destinasi terakhir, yaitu WONDERS 6: Danau Tolire Besar dan Kecil dan WONDERS 7: Pantai Jikomalamo.
Pada WONDERS 6, Danau Tolire Besar dan Kecil merupakan dua perairan yang memukau yang terletak di Pulau Ternate, Maluku Utara. Kedua danau ini memiliki keunikan dan pesona masing-masing.
Pada Danau Tolire Besar merupakan danau air tawar yang terletak di kawah gunung berapi. Keindahan danau ini ditambah dengan latar belakang Gunung Gamalama yang megah.
Sedangkan Danau Tolire Kecil berjarak tak jauh dari Danau Tolire Besar, yakni sekitar satu kilometer. Danau ini juga menawarkan pesona yang menakjubkan.
Selanjutnya, tim Ekspedisi menuju destinasi terakhir pada WONDERS 7, yaitu Pantai Jikomalamo.
Pantal Jikomalamo tak hanya menampilkan pemandangan yang memukau dengan kejernihan air lautnya, tetapi juga menawarkan keindahan terumbu karangnya. Terumbu karang yang memiliki variasi warna dan hidup di bawah permukaan laut menambah daya tarik lebih bagi para pengunjung.
Sebagaimana diketahui, Petualangan Terios 7 Wonders tahun ini memasuki tahun ke-10, setelah sebelumnya sukses menjelajahi area Sumatera pada tahun 2012; disusul Jawa (2013); Sulawesi (2014); Kalimantan (2015); Flores (2016); Maluku Utara (2017); Maluku Selatan (2018); Bengkulu, Pontianak, dan Kolaka (2019); Kalimantan Timur, Sumba, dan Baubau (2022); serta Nusa Tenggara Barat (2023).
Daihatsu Terios merupakan mobil SUV (Sport Utility Vehicle) berkapasitas 7 penumpang yang stylish dan modern telah hadir menemani pelanggan selama 17 tahun di Indonesia. Sejak peluncuran perdananya pada 2007, Daihatsu Terios terus mendapat sambutan positif dari masyarakat Indonesia yang dibuktikan dengan lebih dari 300 ribu pelanggan mempercayakan pilihannya kepada Terios. (bng)
Editor : Kimda Farida