Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dikbud NTB Ingatkan Pembagian Rapor Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Baiq Farida • Kamis, 25 Juni 2020 | 14:15 WIB
H Aidy Furqan. (Dok)
H Aidy Furqan. (Dok)
MATARAM-Seluruh satuan pendidikan jenjang SMA akan menggelar kegiatan pembagian rapor kenaikan kelas. ”Kami tetapkan jadwalnya, pada hari Sabtu tanggal 27 Juni,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post kemarin (24/6/2020).

 

Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) sudah dilaksanakan 8-20 Juni 2020 lalu. Karena pelaksanaannya saat Pandemi Covid-19, pihaknya menyesuaikan diri. Diatur dalam berbagai strategi, bisa menggunakan penilaian dari portofolio, dengan mengumpulkan karya hasil kerja siswa. Bisa juga, sekolah memberi tugas kepada siswa, untuk mengukur dan atau meningkatkan kemampuan dan keterampilannya. Terakhir, penilaian dengan bentuk lain.

 

Penilaian kegiatan PAT, menggunakan daring (online), bagi sekolah yang sudah memiliki fasilitas lengkap. Sementara cara konvensional, memperhatikan beberapa kriteria. Seperti satuan pendidikan berada di wilayah blank spot dan dilakukan pada siswa yang tidak memiliki fasilitas pendukung daring.

 

Penilaian konvensional juga berlaku bagi siswa berkebutuhan khusus. Terakhir, dilakukan siswa yang berhalangan hadir atau sakit. Guru bisa melakukan penilaian melalui home visit. ”Semua itu sudah selesai dilaksanakan,” ujarnya.

 

Seluruh jenjang SMA di NTB saat ini sudah menggunakan elektronik Rapor (e-Rapor).  Sebuah sistem aplikasi berbasis situs, yang dibuat oleh Kemendikbud RI, dan diharapkan bisa mengubah pola kerja guru dari pola manual ke digital. ”Ini sudah kita terapkan dalam tiga tahun terakhir,” jelasnya.

 

Karena itu, sekolah menyiapkan e-Rapor kemudian, menugaskan masing-masing wali kelas untuk mengirim link-nya ke whatsapp grup kelas atau langsung ke kontak siswa. ”Print out-nya nanti, bisa diberikan oleh sekolah, pada saat pemberlakuan new normal,” kata Aidy.

 

Namun, jika peserta didik ingin mendapatkan rapor fisik, sekolah bisa mengimbau orang tua datang mengambilnya ke sekolah dengan pola terjadwal dan bergiliran. ”Ingat, protokol kesehatan pencegahan Covid-19, harus benar-benar diperhatikan, agar kita tetap sehat dan selamat, saya ingatkan sekolah dan orang tua mematuhi ini,” tandasnya.

 

Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB Purni Susanto menambahkan, nilai yang dicantumkan dalam rapor siswa, bukan hanya berisi nilai kognitif atau pengetahuan, tetapi nilai sikap. ”Biasanya guru akan menjelaskan panjang lebar,” kata dia.

 

Pada kondisi normal, sekolah akan memberikannya langsung pada orang tua, sekaligus mendiskusikan perkembangan belajar anak. Apakah prestasinya menurun atau meningkat. Termasuk pola perilaku di sekolah, dan lainnya. Tetapi, karena kondisi pandemi Covid-19, sekolah bisa mengatur atau menyesuaikan mekanismenya.

 

”Saran saya, kalau ada yang sangat perlu disampaikan, bisa melalui media komunikasi saja, telepon atau whatsapp,” pungkasnya. (yun/r9)

 

  Editor : Baiq Farida
#Rapor #Dikbud NTB #Protokol Kesehatan