Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Prodi KPI UMMAT Gagas Program Berugak Pintar Anak Sholeh

Baiq Farida • Selasa, 26 Juli 2022 | 18:49 WIB
BELAJAR BERSAMA: Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi KPI Ummat bersama anak-anak usai belajar surat pendek, untuk Program Berugak Pintar Anak Sholeh, Dusun Murpayung Daya, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, pekan lalu
BELAJAR BERSAMA: Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi KPI Ummat bersama anak-anak usai belajar surat pendek, untuk Program Berugak Pintar Anak Sholeh, Dusun Murpayung Daya, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, pekan lalu
TANJUNG-Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) mengadakan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dikemas dalam bentuk Program Berugak Pintar Anak Sholeh.

”Tujuan dari  program ini adalah, merevitalisasi peran berugak sebagai sarana edukasi bagi anak,” jelas Ishanan, ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi KPI Ummat, Senin (25/7/2022).

Kegiatan diadakan di Dusun Murpayung Daya, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Program diikuti 35 anak, mayoritas murid SD.

Program ini ada sebagai bentuk tanggung jawab perguruan tinggi. Juga merupakan salah satu manifestasi dari Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

Latar belakang terlaksananya kegiatan ini, adanya kepedulian terhadap anak-anak yang ada di Dusun Murpayung Daya. Selama ini, sebagaian besarnya tidak mendapatkan materi tambahan sepulangnya mereka dari sekolah.

Belum lagi, anak-anak disibukkan oleh berbagai macam permainan yang terkadang melalaikan mereka dari tugas sekolah. ”Atas dasar inilah, tim pengabdian merasa terpanggil untuk membuat program belajar,” terang dosen media komunikasi Ini.

Program ini awalnya hanya akan dilakukan selama dua bulan, 10 Mei hingga 10 Juli. Namun, melihat antusiasme anak-anak yang sangat tinggi, program ini akan tetap dilaksanakan dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Pengajar dalam program ini adalah dirinya sendiri. Selanjutnya, fokus dari program ini adalah upaya untuk mengajak anak-anak mengaji. Juga mengentaskan buta aksara anak, dan literasi media berbasis anak.

”Program ayo mengaji adalah program yang berfokus pada tahsin perbaikan bacaan Alquran,” ujarnya.

Bagi anak-anak yang bacaan sudah bagus, maka diarahkan untuk menghafal surat-surat pendek, umumnya Juz Amma. Bagi yang belum lancar akan dibimbing sampai bacaannya lancar.

Sedangkan program pengentasan buta aksara adalah program yang dihajatkan untuk mengentaskan buta aksara. Terutama bagi anak-anak yang belum mengenal huruf dengan baik.

Terakhir, ada program literasi media anak. Mengajarkan anak-anak memahami alat saring, agar mereka bisa lebih selektif dalam mengkonsumsi pesan dari media.

”Terutama pada hal-hal yang berkaitan dengan apa yang pantas dan tidak pantas,” tandasnya.

Khulaifi, kepala Dusun Murpayung Daya menyampaikan terima kasih atas terlaksananya program itu. Ia berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut, sehingga anak-anak di dusunnya bisa mendapatkan pelajaran tambahan.

”Kami juga menyampaikan apresiasi kepada tim dari Prodi KPI Ummat yang sudah kesekiankalinya mengadakan kegiatan pengabdian di wilayah kami,” tutupnya. (yun/r9/*) Editor : Baiq Farida
#Pengabdian kepada masyarakat #Universitas Muhammadiyah Mataram #Prodi KPI UMMAT