Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

UNW Mataram-PT Sreeya Dorong Pertumbuhan Industri Peternakan NTB

Administrator • Sabtu, 8 April 2023 | 00:50 WIB
JALIN KERJA SAMA: Pihak Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram saat bekerja sama dengan PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk saat acara buka bersama dengan para peternak di Hotel Aston Inn Mataram, Rabu (5/4) lalu.( TONI/LOMBOK POST)
JALIN KERJA SAMA: Pihak Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram saat bekerja sama dengan PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk saat acara buka bersama dengan para peternak di Hotel Aston Inn Mataram, Rabu (5/4) lalu.( TONI/LOMBOK POST)
MATARAM-Fakultas Peternakan Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram terus berkontribusi mendukung kemajuan industri peternakan yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Bekerja sama dengan PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk, UNW Mataram mensosialisasikan sejumlah program untuk mendukung produktivitas para peternak di NTB.

"Kerja sama dengan PT Sreeya ini merupakan bagian dari program merdeka belajar," jelas Rektor UNW Mataram Dr. Lalu Abdul Muhyi Abidin dalam acara buka bersama PT Sreeya di Hotel Aston Inn Mataram Rabu (5/4) lalu.

Kampus atau perguruan tinggi disebutnya sekarang memiliki kewajiban bekerja sama dengan perusahaan. Baik perusahaan lokal maupun nasional untuk memberi pengalaman kepada mahasiswa. Ia mengapresiasi PT Sreeya menggandeng UNW Mataram untuk mengembangkan industri peternakan di NTB

"Ternyata PT Sreeya ini juga mengembangkan kerja samanya lebih jauh dengan melibatkan dosen juga untuk sosialisasi (program dan produk peternakan) kepada masyarakat," ucapnya.

Hal ini disebut Muhyi sama-sama menguntungkan banyak pihak. Kampus memiliki kewajiban untuk mengabdi kepada masyarakat. Kemudian PT Sreeya juga bisa mengenalkan program dan produknya kepada masyarakat untuk mendorong industri peternakan di NTB. Sementara masyarakat bisa mendapatkan pengetahuan dan manfaat dari PT Sreeya dan pihak UNW Mataram.

"Ke depan harapan kami hasil riset para akademisi di Fakultas Peternakan UNW Mataram bisa dimanfaatkan oleh PT Sreeya," ucapnya.

Ia merinci ada beberapa hasil penelitian yang berhasil dilakukan civitas akademika UNW Mataram. Misalnya pembuatan pakan dari ampas tebu hingga pengembangbiakan kambing dan sapi kembar.

Sri Sumiarsih , Managing Director PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk mengatakan pihaknya hadir menyikapi adanya peningkatan kebutuhan dari industri peternakan di NTB. Hasil pengamatan pihak PT Sreeya, industri peternakan terus meningkat dari tahun ke tahun. "PT Sreeya akan menjadi bagian dari pertumbuhan industri peternakan di NTB ini," ucapnya.

PT Sreeya dijelaskannya adalah perusahaan yang terintegrasi bergerak di bidang peternakan.  Mulai dari pembibitan, komersil farm untuk ayam, rumah potong ayam terbesar yang berada di satu lokasi, produk pakan ternak rumininsia hingga memproduksi makanan olahan dari industri peternakan seperti nuget.

"Kami sadari kemampuan kami untuk menjangkau semua peternak itu terbatas. Maka kami menggandeng akademisi dan pemerintah agar bisa mendukung industri peternakan di NTB terus berkembang," paparnya.

PT Sreeya mengundang semua pihak terkait dari kalangan pemerintah, akademisi hingga peternak langsung untuk menyamakan persepsi membangun industri peternakan. Mereka berdiskusi dalam acara buka bersama di Hotel Aston Inn Mataram.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB drh. Khairul Akbar menjelaskan jika NTB menjadi salah satu daerah penghasil daging nasional. "Populasi untuk sapi masuk lima besar nasional dengan jumlah 1,4 juta. Sementara produksi daging masuk empat besar nasional," jelasnya.

Sementara keberadaan ayam mencapai 460 ribu ekor. Ini kemudian membuat Pemerintah Provinsi NTB menargetkan swasembada daging dan telur. "Maka PT Sreeya kami harapkan mendukung untuk ketersediaan pakannya," terangnya.

Kaitannya dengan harga pakan yang kerap naik, diharapkan ke depan bisa dicari solusinya. Salah satunya dengan rencana pembangunan pabrik pakan ternak di NTB. "Ini sudah kami komunikasikan dengan PT Sreeya, semoga ke depan ini bisa kita wujudkan," harapnya.

Dalam acara buka bersama di Hotel Aston Inn Mataram, hadir juga Kepala BIB Banyumulek Muhammad Nur, Assisten I Setkab Lombok Timur drh. H Achsan Nasirul Huda, Kepala Dinas Peternakan Lombok Timur H Masyhur, hingga Kabid Peternakan Lombok Tengah Fajarudin. (ton/r3) Editor : Administrator
#PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk #Lalu Abdul Muhyi Abidin #UNW #Universitas Nahdlatul Wathan