Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Peringati Nuzulul Quran, MAN 2 Mataram Undang Syeikh Al Azhar Mesir

Baiq Farida • Selasa, 11 April 2023 | 14:32 WIB
BAHAGIA: Kepala MAN 2 Mataram H Lalu Syauki (kiri), bersama guru tamu asal Kairo, Mesir Syeikh Alaa Kamal Ahmed (dua dari kanan), di Kemenag RI, Selasa malam (8/2).
BAHAGIA: Kepala MAN 2 Mataram H Lalu Syauki (kiri), bersama guru tamu asal Kairo, Mesir Syeikh Alaa Kamal Ahmed (dua dari kanan), di Kemenag RI, Selasa malam (8/2).
MATARAM-MAN 2 Mataram memperingati Nuzulul Quran 17 Ramadan, Sabtu, (8/4). Syeikh Ala Kamal Ahmed Osman yang merupakan guru tamu dari Universitas Al-Azhar Kairo diundang memberikan tausiah.

”Barang siapa yang menginginkan dunia hendaklah dengan Alquran, barang siapa yang menginginkan akhirat maka hendaklah dengan Alquran, dan barang siapa yang menginginkan keduanya hendaklah dengan Alquran,” tegasnya.

Di kesempatan itu, ia menyampaikan makna yang terkandung di dalamnya. Bahwa manusia harus menjadikan Alquran, sebagai pegangan hidup. ”Sebab, hidup seseorang akan lebih mudah dan bahagia jika selalu membaca Alquran,” jelasnya.

Dia mengimbau, agar Alquran yang dimiliki setiap muslim hendaknya dibaca setiap ada kesempatan. Alquran memiliki banyak keutamaan, dan terkandung nilai-nilai kebaikan. ”Apabila membacanya, satu huruf diganjar dengan satu kebaikan dan dilipatkan menjadi 10 kebaikan. Setiap kali bertambah kuantitas bacaan, bertambah pula ganjaran pahala dari Allah SWT,” tegasnya.

Kebaikan akan menghapuskan kesalahan. Kemudian, bacaan Alquran akan bertambah agung dan mulia jika terjadi di dalam salat. Tak kalah penting, kandungannya diamalkan.

Dirinya juga mengingatkan, Ramadan sangat penting untuk memahami Alquran. Kewajiban seorang muslim terhadap Alquran adalah qiraat, tadabbur, amal dan dakwah. ”Jangan sampai menjadi umat Nabi Muhammad SAW yang menjadikan Alquran 'mahjuura' atau ditinggalkan. Setiap hari harus membaca Alquran meskipun ayat sedikit,” jelasnya.

Harapannya, seluruh warga MAN 2 Mataram bisa mengamalkan Alquran  dalam kehidupan sehari-hari. ”Semoga hikmah Nuzulul Quran dan berbuka puasa ini sebagai momentum untuk menjalin ukhuwah islamiah dan kekompakan dalam segala aspek kehidupan,” tandasnya.

Kepala MAN 2 Mataram H Lalu Syauki menegaskan, melalui momentum Nuzulul Quran, antarwarga madrasah saling mempererat silaturahmi, dan kompak dalam segala kondisi. ”Peringatan Nuzulul Quran dapat dijadikan sebagai momentum menjalin ukhuwah islamiah dengan sesama di samping mendekatkan diri kepada Allah SWT dan juga Alquran,” tegasnya. (yun/r9/*)

 

  Editor : Baiq Farida
#MAN 2 Mataram