“Hal tersebut dibuktikan dengan tiga indikator utama, yang sangat relevan dengan kondisi saat ini,” terang Kepala SMAN 1 Mataram Kun Andrasto, pada Lombok Post, Senin (12/6).
Pertama, banyak siswa yang meraih prestasi di bidang akademik, maupun non akademik dari kompetisi yang digelar Kemendikbudristek maupun pihak lainnya. Lulusan SMAN 1 Mataram banyak yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) bonafit, baik melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau jalur undangan. Juga melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan seleksi mandiri.
“Selain PTN, siswa dan siswi kami juga banyak diterima sekolah kedinasan,” jelasnya.
Ini dibuktikan dari 400 lebih siswa kelas XII di tahun 2022, sebanyak 84 lulusan dinyatakan lolos masuk PTN melalui jalur prestasi, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya 69 orang.
Untuk keseluruhan, dari total siswa kelas XII, SMAN 1 Mataram berhasil mencatatkan nama sebagai salah satu sekolah terbaik, dengan tingkat keterserapan alumni melanjutkan pendidikan tinggi mencapai 94,8 persen. “Secara nasional, ini angka yang luar biasa,” jelasnya.
Menurut Kun, hal tersebut sebagai salah satu bentuk nyata dari kerja keras SMAN 1 Mataram tetap unggul dalam prestasi, dan terbaik dalam mutu dan kualitas satuan pendidikan di NTB. Kondisi ini di tengah kebijakan PPDB terkait penerimaan siswa baru melalui jalur zonasi dan afirmasi.
Selanjutnya, siswa dan siswi SMAN 1 Mataram setiap tahunnya selalu mendulang prestasi. Baik di bidang akademik maupun non akademik. Tahun 2022, SMAN 1 Mataram mencatat ada 298 prestasi. Rincianya, 133 prestasi bidang akademik, non akademik 165 prestasi.
SMAN 1 Mataram juga kerap mengirimkan banyak perwakilan dalam berbagai kompetesi prestisius, terutama yang digelar Kemendikbudristek.
“Contoh di OSN (Olimpiade Sains Nasional) SMA untuk tingkat provinsi, ada 14 siswa dan siswi kami yang ikut sebagai peserta, dan jumlah itu paling banyak diantara SMA yang lain di NTB,” tandasnya.
Indikator terakhir sebagai sekolah terbaik, banyak penghargaan yang diraih SMAN 1 Mataram dari Pemprov NTB maupun Kemendikbudristek. Jumlahnya terus meningkat baik yang berkaitan erat dengan prestasi, maupun upaya dalam peningkatan mutu dan kualitas pembelajaran.
Sekolah yang berada di Jalan Pendidikan ini selalu menjadi salah satu tujuan utama studi tiru dari berbagai SMA di berbagai wilayah di Indonesia.
“Banyak SMA dari Jawa Barat, Jawa Timur, MKKS Lampung dan yang lainnya, datang untuk studi tiru ke SMAN 1 Mataram, ini membuktikan kualitas kami sudah diakui masyarakat,” kata dia.
Kun berharap, dengan banyaknya capaian yang berhasil diraih SMAN 1 Mataram, masyarakat harus bijak menilai dan jangan sampai terpaku pada satu sumber penilaian, misalnya dilihat dari nilai UTBK saja.
“Kualitas dan mutu sekolah itu harus dilihat secara menyeluruh, tidak bisa hanya berpatokan pada satu penilaian saja,” ujarnya.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMAN 1 Mataram Burhanuddin mengungkapkan, segala raihan prestasi tak terlepas dari pembinaan yang dilakukan. Begitu juga, dengan meningkatnya jumlah lulusan yang masuk PTN dan sekolah kedinasan, tak luput dari perhatian sekolah.
“Kami juga terus bersinergi dan berkolaborasi dengan guru, orang tua dan alumni, agar secara kolektif dan bersama-sama kita tingkatkan kualitas sekolah ini,” tegasnya. (yun/r10)
Editor : Baiq Farida