LombokPost-Usai merampungkan dua agenda Kamis (9/11), Mahfud MD meluncur ke kampus Universitas Pancasila.
Di sana, pria yang kini menjabat menkopolhukam itu telah ditunggu para mahasiwa, dosen, pimpinan kampus dan yayasan.
"Saya diminta memberikan orasi ilmiah pd Dies Natalis ke-57 dan Wisuda Universitas Pancasila," kata Mahfud melalui unggahan pada akun Instagram miliknya.
Kepada para calon sarjana ini dia berpesan, yang harus mereka lakukan kalau tetap ingin menjaga masa depan Indonesia tidak lain adalah mereka semua harus membangun keadilan dan penegakan hukum.
Di mana-mana kata pria yang kini menjadi bacawapres mendampingi Ganjar Pranowo itu, negara hancur kalau hukum tidak ditegakkan dengan benar.
Hukum dikolusikan, hukum dibuat tipu-tipu.
"Hukum itu adalah kesadaran hati nurani kita bahwa kita hidup bersama yang diatur oleh kehidupan bersama yang dikendalikan oleh negara," tegasnya.
Oleh sebab itu, ketika negara dan pejabat-pejabatnya kemudian tidak bisa melaksanakan dengan baik, berarti ia berkhianat terhadap kehidupan bangsa dan negara ini. (hiu)
Editor : Prihadi Zoldic