Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sinergi Cesfarms Unram dan Pemkab Dompu Wujudkan Keberhasilkan Program Jarapasaka

Kimda Farida • Jumat, 17 November 2023 | 10:59 WIB
JALIN KERJA SAMA: Kepala LPPM Unram Prof Sukartono (baju putih) pada kegiatan expert meeting evaluasi program Jarapasaka di Unram, Kamis (2/11) lalu. (Dok. Unram)
JALIN KERJA SAMA: Kepala LPPM Unram Prof Sukartono (baju putih) pada kegiatan expert meeting evaluasi program Jarapasaka di Unram, Kamis (2/11) lalu. (Dok. Unram)

LombokPost--The Center for Sustainable Farm Systems (Cesfarms) Universitas Mataram (Unram) melaksanakan kegiatan expert meeting untuk mengevaluasi program Jarapasaka (jagung porang, padi, sapi dan ikan), Kamis (2/11). Serta penyusunan rencana kerja sama dengan Pemkab Dompu di Ruang Sidang Utama LPPM Unram.

Jarapasaka telah ditetapkan menjadi program unggulan daerah yang diyakini akan mampu mewujudkan visi masyarakat Dompu yang Mashur (Mandiri, Sejahtera, Unggul, dan Religius).

Berdasarkan hal tersebut, program Jarapasaka yang menjadi kerja sama Cesfarms dengan Pemkab Dompu menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat. Melalui pengembangan dan peningkatan produktivitas tiga komoditas tersebut. Serta pengembangan peternakan sapi dan hasil perikanan. Namun, tidak mengesampingkan pada komoditas serta sektor lainnya.

Kegiatan FGD dilaksanakan untuk mengevaluasi program pendampingan Jarapasaka. Baik yang sudah, maupun yang sedang berjalan. Serta diiringi dengan penyusunan rencana kerja sama 2024.

Salah satu peran LPPM dalam sebuah perguruan tinggi adalah bagaimana hasil-hasil riset dan pengabdian dosen, peneliti, dan mahasiswa Unram dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

”Hal ini menjadikan bahwa jalinan kerja sama dengan berbagai stakeholder di bidang riset dan pengabdian kepada masyarakat sangat perlu untuk dilakukan. Salah satunya program Jarapasaka ini,” papar Prof Sukartono, kepala LPPM Unram.

Kerja sama ini merupakan bagian dari kontribusi dalam pembangunan daerah. Khususnya, Kabupaten Dompu dalam lima tahun. Pengelolaan Jarapasaka direncanakan akan melibatkan berbagai stakeholder, baik petani dan kelompok tani, koperasi, Bumdes, dan perusahaan daerah atau offtaker lainnya. Sehingga diharapkan akan menjadi siklus bisnis pedesaan. Serta meningkatkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah.

Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu H Gaziamansyuri menyampaikan, ada lima komoditas yang sedang digalakkan pengembangannya sebagai komoditas utama. Ini merupakan hasil analisis mendalam terhadap potensi yang ada di Dompu. Penetapan Jarapasaka sebagai komoditas unggulan dikarenakan mata pencarian utama masyarakat bertani, beternak, dan nelayan.

Menurut PDRB (Produk Domestik Regional Bruto), bahwa sektor pertanian, peternakan, dan perikanan memiliki kontribusi 40 persen dalam membangun ekonomi kerakyatan. ”Program Pasaka Desa yang merupakan siklus aktivitas ekonomi pedesaan berbasis agribisnis yang berkelanjutan diwujudkan demi menuju Dompu Mashur melalui Program Jarapasaka,” tuturnya.

Ketua Cesfarms Unram Prof Dahlanuddin menambahkan, kerja sama dua pihak diharapkan dapat menjadi program unggulan untuk dapat mewujudkan masyarakat Dompu yang Mashur. Karena potensi sumber daya alam yang dimiliki Dompu sangat besar pada tiga sektor tersebut.

Namun pengelolaannya masih dilakukan secara konvensional. ”Rencana kami mengembangkan komoditas unggulan ini akan dilakukan secara cerdas dari hulu sampai hilir. Tujuannya agar tercipta sebuah siklus ekonomi yang menguntungkan mulai dari petani, pengusaha sampai peningkatan pendapatan asli daerah,” pungkasnya. (jay/r9/*)

 

Editor : Kimda Farida
#Pemkab Dompu #Universitas Mataram Unram