LombokPost-SDN 42 Cakranegara tidak hanya fokus pada prestasi akademik muridnya. Melainkan juga berupaya mengembangkan minat dan bakat anak didik bidang nonakademik.
Salah satunya dengan memperkenalkan kesenian tradisional dan tradisi begibung atau makan bersama.
Sejak beberapa tahun terakhir, sekolah ini mengajak muridnya mengenakan pakaian adat tiap bulan sekali. Selain itu, memperkenalkan presean yang menjadi kesenian tradisional.
”Kita juga mengenalkan begibung atau makan bersama yang menjadi tradisi Suku Sasak,” kata Kepala SDN 42 Cakranegara Syamsudin, beberapa waktu lalu.
Dia ingin murid sebagai generasi muda harus lebih peduli pada kebudayaan sendiri daripada kebudayaan luar. Kegiatan ekstrakurikuler melalui Sabtu Budaya bagian dari upaya sekolah untuk memperkenalkan budaya Suku Sasak kepada murid.
”Mengenakan pakaian adat dan kesenian kita implementasikan di sekolah,” ucapnya.
Berbagai kesenian dan budaya kerap ditampilkan dalam acara Sabtu Budaya yang digelar satu bulan sekali. Pada momen ini, selain menampilkan dengan anak berpakaian adat dan melakukan permainan tradisional, biasanya juga dimeriahkan dengan presean.
”Kita juga minta keberanian murid untuk peresean,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida