LombokPost-SDN 42 Cakranegara membentengi murid sejak dini agar tidak terjerumus penyalahgunaan narkoba dengan memperbanyak ilmu agama.
”Kami di sini meminta murid mengaji sebelum belajar,” kata Kepala SDN 42 Cakranegara Syamsudin.
Selolah yang lokasinya di Abiah Tubuh Baru itu rawan peredaran narkoba.
Oleh karena itu pihak sekolah membentengi murid dengan tetap mengaji dan salat berjamaah setiap hari di sekolah.
”Kemarin saat puasa full kita kegiatan keagamaan di sekolah,” ucap Syam, sapaan karibnya.
Dikatakan, pada Ramadan beberapa waktu lalu semua murid tadarusan di sekolah.
Lalu melaksanakan Salat Duha.
”Kami juga melaksanakan Salat Duhur berjamaah di sekolah,” tuturnya.
Kegiatan keagamaan dilaksanakan saat Ramadan beberapa waktu lalu kelihatan hasilnya.
Murid kelas rendah yang awalnya belum bisa membaca Alquran kini sudah bisa mengaji.
”Sekarang hampir 95 persen murid sudah bisa membaca Alquran,” ucapnya.
Dia ingin membiasakan para murid membaca Alquran tidak hanya di sekolah, namun juga di rumah.
Disamping itu, ia juga berpesan kepada murid agar melaksanakan salat tiap hari guna membentengi diri dari perbuatan yang tidak baik.
”Kami ingin murid membiasakan diri membaca Alquran,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida