Empat Tahun Kun Andrasto Mengabdi, SMAN 1 Mataram Tetap Jadi Sekolah Unggulan
Yuyun Kutari• Rabu, 24 April 2024 | 15:32 WIB
Kun Andrasto
LombokPost-Tidak lama lagi, Kepala SMAN 1 Mataram Kun Andrasto pensiun sebagai ASN.
Pria kelahiran 15 April 1964 tersebut, sebelumnya menjabat sebagai kepala sekolah di SMAN 2, SMAN 3, SMAN 8, dan SMKN 8 Mataram.
Adapun di SMAN 1 Mataram, Kun ditugaskan sebagai kepala sekolah terhitung sejak 30 Januari 2020, dan berakhir 1 Mei 2024.
”Saya sudah empat tahun mengabdi di sekolah ini,” terangnya, pada Lombok Post.
Setelah dilantik, ia bertekad untuk mempertahankan keunggulan, sekaligus meningkatkan prestasi SMAN 1 Mataram.
”Saya berpikir, saya harus punya target, karena ini sekolah hebat dan unggulan dari tahun ke tahun, dalam hal ini saya tetap ingin mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi sekolah,” terangnya.
Aturan saat ini, PPDB mengharuskan SMAN 1 Mataram menerima peserta didik baru melalui jalur zonasi dan afirmasi. Namun bagi Kun, hal itu tidak menjadi persoalan.
”Saya tak ada masalah untuk itu. Justru menjadi motivasi bagi saya, bagaimana membangkitkan semangat teman-teman guru, untuk bisa mempertahankan prestasi sekolah. Baik itu prestasi akademik maupun non akademik,” jelasnya.
Selama menjabat kepala SMAN 1 Mataram, Kun benar-benar mewujudkan harapannya.
Dimulai dari peningkatan jumlah lulusan SMAN 1 Mataram yang melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama dan sekolah kedinasan.
Mereka lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau jalur undangan.
Juga melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan seleksi mandiri.
Tahun 2021, jumlah yang melanjutkan pendidikan di angka 82,2 persen dari total lulusan. Naik di tahun 2022 menjadi 94,6 persen, dan di tahun 2023 juga naik menjadi 97,6 persen.
”Untuk tahun ini, belum diketahui jumlahnya karena masih berproses, mudah-mudahan bisa lebih dari sebelumnya,” kata Kun.
Berikutnya, banyak siswa yang meraih prestasi bidang akademik, maupun non akademik.
Ini karena, SMAN 1 Mataram tak pernah absen mengirimkan banyak perwakilan dalam berbagai kompetesi.
Untuk prestasi non akademik, SMAN 1 Mataram menjadi langganan juara untuk bidang olahraga dan seni.
Mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Prestasi lainnya, peserta didik SMAN 1 Mataram kerap lolos di program pertukaran pelajar ke luar negeri. Menjadi delegasi daerah di ajang internasional.
Untuk lingkungan sekolah, SMAN 1 Mataram menjadi sekolah yang terus konsisten menjaga kebersihan lingkungan.
Dengannya, selalu menjadi langganan sekolah bersih dan sehat.
”Prinsip utama adalah konsisten menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, kami juga membentuk suatu budaya untuk menjaga kebersihan lingkungan pada seluruh warga sekolah. Sehingga diharapkan budaya itu dapat berkembang menjadi karakter siswa dan guru,” tegasnya.
Dari beragam prestasi itu, berbagai sekolah menjadikan SMAN 1 Mataram sebagai tujuan studi tiru.
”Saya mengucapkan terima kasih untuk seluruh warga SMAN 1 Mataram, orang tua, komite sekolah, masyarakat, dan pemerintah daerah atas kerja samanya selama ini,” tandas Kun.
Pengurus Komite sekaligus mantan kepala SMAN 1 Mataram periode 1991-1997 R Sri Bintoro mengatakan, Smansa Jaya Bersinarlah Selalu bukan hanya slogan.
Namun ini menjadi doa, harapan semangat, motivasi, dan identitas diri. ”Arti bersinarlah di slogan itu, SMAN 1 Mataram bisa menyinari ke segala arah,” tegasnya. (yun/r9/*)