LombokPost--Madrasah Aliah (MA) Mu’allimin NWDI Pancor menggelar pelatihan multimedia ekstrakurikuler Jurnalistik dalam rangka memperdalam kemampuan santri dalam bidang informasi teknologi (IT).
“Acara ini kami lakukan selama 10 hari. Pelatihan ini tidak diikuti oleh semua santri. Tapi yang mengikuti pelatihan ini adalah santri-santri terpilih saja sebanyak 20 orang,” terang Kepala Madrasah (Kamad) MA Mu’allimin NWDI Pancor H Munawar, Rabu (8/5).
Adapun materi pelatihan yang diberikan mulai dari pembuatan video pendek, live streaming, jurnalistik, pendalaman kemampuan IT dan memperdalam pengelolaan media sosial.
Disebutkan, kegiatan ini terlaksana karena terinspirasi ketika santri mengikuti lomba essay gerakan zero waste tingkat NTB dan berhasil meraih juara satu.
Akan tetapi pada saat lomba para santri mengalami kendala pada saat live streaming.
“Enam siswa yang mengikuti lomba kemarin itu, kami juga gabung pada pelatihan ini. Supaya pemahaman mereka terhadap dunia IT itu semakin meningkat dan semakin terinspirasi untuk belajar IT,” katanya.
Setelah pelatihan tersebut, para santri nantinya akan digabung dalam satu komunitas IT.
Komunitas ini bertujuan sebagai wadah untuk terus mengembangkan bakat santri dalam dunia IT terutama para alumni.
Kata dia, di era saat ini hampir semua orang masyarakat dari berbagai kalangan mengakses konten di internet.
Untuk itu, ia berharap melalui konten yang dibuat para santri tersebut bisa menjadi sarana berbagi informasi, pengalaman bagi masyarakat.
“Para santri sangat antusias sekali mengikuti pelatihan ini. Pelatihan ini betul-betul dinikmati oleh para santri kami. Begitu dapat materi mereka langsung praktik,” jelasnya.
Kedepannya, pihak sekolah akan terus memberikan dukungan dan menyiapkan kebutuhan -kebutuhan siswa untuk mengembangkan bakat dan minat siswa khususnya di bidang IT.
Sementara itu, Khalid Maulidin Akbar selaku pemateri menyampaikan pelatihan tersebut dibagi dalam empat kelompok dan materi menyesuaikan terhadap masing-masing kelompok.
“Pelatihannya kami bagi menjadi empat kelompok. Ada yang memang streaming, edit video, fotografer dan desain grafis,” katanya.
Meski, masing-masing kelompok memiliki fokus masing-masing, namun semua peserta diwajibkan menguasai streaming.
Mengingat streaming merupakan ilmu mendasar yang wajib dikuasai, terlebih sebagian besar jamaah dari Mu’allimin NWDI Pancor juga senang menonton live streaming.
Sejauh ini, pengetahuan siswa terkait dunia IT semakin meningkat, terutama terkait content creator.
Rata-rata para siswa tersebut sebelumnya sudah memiliki kemampuan di bidang masing-masing.
Akan tetapi mereka masih terkendala pengembangan saja.
“Kami berharap pelatihan semacam ini tidak sampai di sini saja tapi terus berkembang. Era saat ini merupakan serba internet dan media sosial. Sehingga ilmu di bidang IT ini sangat dibutuhkan saat ini dan masa akan datang,” pungkasnya. (cr-par)
Editor : Kimda Farida