Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

MAN Lobar Unggulkan Program Tahfiz, Adopsi Pola Pembelajaran Dua Ponpes Ternama

Ali Rojai • Jumat, 17 Mei 2024 | 16:19 WIB
PROGRAM UNGGULAN: Kepala MAN Lobar H Abdul Azis Faradi (kanan) bersama Pembina Tahfiz TGH Taufiqurrahman dan Pengasuh Tahfiz Yusron Habibi dan Khair Habibullah.
PROGRAM UNGGULAN: Kepala MAN Lobar H Abdul Azis Faradi (kanan) bersama Pembina Tahfiz TGH Taufiqurrahman dan Pengasuh Tahfiz Yusron Habibi dan Khair Habibullah.

LombokPost-MAN Lombok Barat (Lobar) terus mengembangkan program yang dibanguan di madrasah.

Tak terkecuali program tahfiz Alquran yang menjadi program unggulan di madrasah favorit di daerah Patut Patuh Padju ini.

”Program ini kita kembangkan diluar jam belajar formal,” kata Pembina Tahfiz Alquran MAN Lobar TGH Taufiqurrahman pada Lombok Post, Kamis (16/5).

Dijelaskan, program tahfiz Alquran yang ada di MAN Lobar mengadopsi program yang ada di Pondok Pesantren (ponpes) Al-Islahuddiny Kediri dan Al-Aziziyah, Kapek, Lombok Barat.

Siswa yang tergabung dalam program tahfiz ini tidak hanya melaksanakan pembelajaran seperti biasa.

Melainkan mereka akan mengikuti program tahfiz usai jam belajar formal.

”Di sini siswa akan mengaji dan murojaah. Bahkan dalam satu bulan sekali ada uji publik,” kata dia.

Pada uji publik tahfiz, mereka mendatangkan penguji dari luar yang disaksikan langsung oleh guru dan siswa lainnya.

”Siswa yang hafalannya bagus diberikan reward oleh kepala madrasah,” jelasnya.

Dia menyebutkan, siswa yang tergabung dalam program tahfiz Alquran adalah yang memiliki bakat.

Sebab, pada program ini siswa akan mendapat pembinaan langsung dari pihak eksternal dan internal.

”Satu orang ustad akan membina maksimal sepuluh siswa,” cetusnya.

Ditambahkan, program tahfiz dilaksanakan setiap Senin sampai Kamis usai jam belajar formal. Siswa yang tergabung dalam program ini tidak langsung pulang, melainkan akan mengikuti pembinaan hingga pukul 18.00 Wita.

”Bahkan setiap akhir pekan siswa akan mabit (bermalam, Red) untuk meningkatkan hafalannya,” ucapnya.

Kepala MAN Lobar H Abdul Azis Faradi menuturkan, program tahfiz menjadi program unggulan madrasah. Program ini diharapkan akan melahirkan penghafal Alquran.

”Kami mendukung program ini, bahkan ketika ada siswa yang hafal 15 juz kami berikan reward,” jelasnya.

Ia ingin madrasah yang dipimpinnya ini menjadi role model bagi madrasah negeri untuk bisa mengkolaborasikan pola tahfiz Alquran dengan penguatan karakter.

Harapannya bisa menjadikan siswa memiliki akhlakul karimah sesuai nila-nilai Alquran. (jay/r9/*)

Editor : Kimda Farida
#Lobar #Madrasah #MAN