Mereka menggelar sosialisasi hingga pelatihan bagi Karang Taruna dalam pengolahan kelapa sebagai briket dan VCO (Virgin Coconut Oil).
PKM PM di Desa Anggaraksa ini dibagi menjadi tiga sesi kegiatan. Di antaranya, kegiatan sosialisasi pengolahan kelapa sebagai briket dan VCO.
Setelah itu dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan VCO pada Sabtu (18/5) dan pelatihan pembuatan briket pada Minggu (2/6).
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber dari perwakilan brand ‘Nadiku’ Siti, salah satu usaha lokal VCO di Lombok Timur, dan anggota tim PKM Kenyamenku, Anugrah Dinasti.
Masing-masing pelatihan ini diikuti 13 peserta.
Kepala Desa Anggaraksa Taufik mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan pelatihan yang digelar sejumlah mahasiswa Unram dari fakultas berbeda tersebut.
Kegiatan ini menjadi Langkah yang sangat positif untuk mengembangkan potensi ekonomi Desa Anggaraksa.
“Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Desa Anggaraksa juga berencana untuk memberikan dukungan berupa fasilitas produksi, seperti alat dan tempat pengolahan.
Selain itu, pihaknya juga akan mencari peluang kerjasama dengan pihak swasta dan pemerintah untuk membantu pemasaran produk VCO dan briket ini.
“Kami juga akan memastikan bahwa ada pelatihan lanjutan dan pendampingan bagi warga yang serius ingin mengembangkan usaha ini,” sambungnya.