Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tim PKM PM Alkelin Unram Sambangi TPST Sandubaya, Belajar Olah Sampah Plastik Jadi Paving

Akbar Sirinawa • Kamis, 11 Juli 2024 | 09:46 WIB
BELAJAR OLAH SAMPAH: Tim PKM PM Alkelin Unram berkunjung ke TPST Sandubaya, Senin (10/7).
BELAJAR OLAH SAMPAH: Tim PKM PM Alkelin Unram berkunjung ke TPST Sandubaya, Senin (10/7).

 

LombokPost-Sampah plastik masih menjadi problem di Kota Mataram. Dari sana Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) PM Alkelin Universitas Mataram (Unram) pun fokus pada edukasi dan pelatihan pengolahan sampah plastik.

Tim PKM PM Alkelin menjalankan program tersebut berkolaborasi dengan Karang Taruna Tunas Muda. Dengan kegiatan pengolahan sampah plastik yang inovatif di Kantor Lurah Ampenan Selatan.

”Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik,” kata Kurnia Lestari, salah satu anggota tim PKM PM Alkelin.

Selain melaksanakan edukasi mengenai pengolahan sampah plastik, tim yang beranggotakan Siti Maisaroh, Kurnia Lestari, Nabila Aulia Priangka, Laylin Nursabila, dan Sriana Pratiwi, juga berkunjung ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sandubaya.

Nabila menerangkan, kunjungan ke TPST Sandubaya dilakukan bersama Karang Taruna Tunas Muda. ”Kami ingin melihat secara langsung proses pembuatan eco paving yang dilakukan TPST Sandubaya,” ungkapnya.

Pembuatan eco paving, dengan bahan baku sampah plastik, disebutnya bisa menjadi solusi mengurangi sampah plastik. Tidak sampai di sana, sampah plastik juga ternyata mampu membawa manfaat.

”Kami sangat terinspirasi dengan apa yang dilakukan TPST Sandubaya. Mereka menunjukkan sampah plastik bukan hanya masalah, tetapi juga dapat menjadi peluang untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat," ujarnya.

Eco paving adalah paving yang terbuat dari plastik yang dilelehkan hingga menjadi bubur. Kemudian dicetak hingga menjadi paving. Plastik yang digunakan berasal dari sampah plastik yang telah dipilah dan diolah terlebih dahulu. Eco paving memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan paving biasa, yaitu lebih tahan lama, lebih ramah lingkungan, dan lebih hemat biaya.

Dalam kunjungan ini, tim PKM Unram disambut hangat oleh pihak TPST Sandubaya dan diajak berkeliling TPST untuk melihat secara langsung proses pengelolaan sampah. Pihak TPST kemudian menunjukkan cara mereka mengubah sampah plastik menjadi eco paving. Prosesnya dimulai dengan memilah dan membersihkan sampah plastik dari campuran tanah, kemudian dipanaskan dengan mesin, dan dicetak menjadi paving.

”Kami sangat senang dapat berbagi ilmu dengan tim PKM Unram. Kami berharap mereka dapat terinspirasi dengan apa yang kami lakukan dan dapat mengembangkan program PKM yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata L Wira Hariyadi dari TPST Sandubaya. (dit)

 

Editor : Akbar Sirinawa