LombokPost---Pembangunan SLBN 3 Mataram sudah diresmikan sejak Januari lalu.
Bangunan yang menghabiskan anggaran Rp 8 miliar itu cukup kontras dengan pagar keliling yang menggunakan seng.
”Kalau untuk pagar keliling nanti urusan sekolah,” kata Kabid Pembinaan Pendidikan Khusus (PK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB Hj Eva Sofia Sari, Jumat (25/10).
Diutarakan, pembangunan SLBN 3 Mataram dari Dana Alokasi Khusus (DAK) rencana awal dengan tembok keliling.
Tapi di luar skenario anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pengerasan lahan dan penimbunan.
”Lahan itu kan dulunya sawah, jadi harus ditimbun dan dipadatkan,” ucap Eva, sapaan karibnya.
Bangunan SLBN 3 Mataram sudah diperiksa Inspektorat.
Jadi, untuk penembokan keliling menjadi tugas pihak sekolah sekarang ini.
”Mungkin bisa mencicil dulu bagian mana yang akan dipagar duluan,” ucap Eva.
Menurutnya, untuk penembokan keliling dibutuhkan kreativitas kepala sekolah.
Bisa melakukan kerja sama dengan berbagai pihak agar sekolah yang lokasinya di Jempong Baru ini bisa terlihat lebih rapi dari luar.
Eva sudah melakukan komunikasi dengan kepala SLBN 3 Mataram terkait penembokan keliling.
Karena jika terus dibiarkan menggunakan seng dikhawatirkan akan membahayakan siswa.
”Sekarang tergantung kreativitas kepala sekolah mencari mitra, bisa dicicil penembokan pagar keliling ini,” ujarnya.
Ia sudah meminta kepala SLBN 3 Mataram untuk mencari mitra agar penembokan pagar keliling bisa dilakukan secepatnya. Karena bantuan DAK tahun ini tidak ada.
”Jadi mau tidak mau harus cari mitra,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida