Terutama jabatan ketua harus diisi kepala sekolah atau guru yang masih muda.
”Regenerasi di tubuh PGRI Kota Mataram sangat dibutuhkan,” kata Ketua MKKS SMP Kota Mataram Saptadi Akbar, kemarin.
Diutarakan, untuk calon ketua PGRI Kota Mataram cukup banyak yang bisa diorbitkan.
Para guru dan kepala sekolah yang masih muda memiliki potensi menjadi ketua.
Selain itu, ketua PGRI masing-masing kecamatan bisa diorbitkan juga menjadi ketua PGRI Kota Mataram.
”Pengurus PGRI Kota Mataram alangkah baiknya yang masih muda-muda,” tutur pria yang juga menjabat kepala SMPN 1 Mataram ini.
Menurutnya, guru dan kepala sekolah yang tua atau beberapa tahun lagi akan memasuki masa pensiun lebih baik tidak masuk dalam kepengurusan.
Sebab, pada organisasi guru dibutuhkan anggota yang masih muda untuk membuat organisasi ini lebih berkembang.
”Kalau saran saya guru dan kepala sekolah yang tua lebih baik tidak masuk dalam kepengurusan,” kata Akbar menyarankan.
Ditanya soal sejumlah kepala sekolah yang memiliki potensi, ia menyebutkan ada kepala SMPN 7 Mataram.
Ada lagi kepala SMPN 3 Mataram, kepala SMPN 11 Mataram, kepala SMPN 23 Mataram, dan sejumlah kepala sekolah lainnya.
”Ketua PGRI cabang juga bisa diorbitkan pimpin PGRI Kota Mataram,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida