Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SMAN 1 Gerung Peringati Nuzulul Quran, TGH Hardiatullah: Alquran sebagai Petunjuk Manusia

nur cahaya • Sabtu, 22 Maret 2025 | 17:00 WIB

 

SANTUNAN: Kepala SMAN 1 Gerung M Ridwan Helmy (dua dari kanan) foto bersama usai memberikan santuan kepada kaum dhuafa pada peringatan Nuzulul Quran di sekolah setempat, Rabu (19/3) l
SANTUNAN: Kepala SMAN 1 Gerung M Ridwan Helmy (dua dari kanan) foto bersama usai memberikan santuan kepada kaum dhuafa pada peringatan Nuzulul Quran di sekolah setempat, Rabu (19/3) l
 

LombokPost-Melengkapi penguatan pendidikan karakter Ramadan 1446 Hijriah, SMAN 1 Gerung menggelar buka puasa bersama (Bukber) dan peringatan nuzulul Quran di aula sekolah, Rabu (19/3) lalu.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan pembagian takjil dan santunan kepada kaum dhuafa. Hadir dalam kegiatan ini  TGH Hardiatullah, pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Darussalam, Bermi menyampaikan tausyiah. Juga guru dan pegawai tata usaha, dan  siswa yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) di sekolah.

Tahun ini, peringatan  nuzulul quran dilaksanakan di Smanger sebutan SMAN 1 Gerung mengangkat tema ‘Kita Implementasikan Alquran dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran.

Dalam tausyiahnya TGH Hardiatullah menyampaikan, pada bulan Ramadan dijadikan Allah sebagai bulan yang mulia. Karena pada bulan ini disyariatkan dan diwajibkan bagi umat Islam berpuasa. Pada bulan ini juga diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan sebagai pembeda bagi yang haq dan bathil. “Pada bulan ini ada satu malam kemuliaan, yakni malam Lailatul qadar,” ucapnya.

Secara umum TGH Hardiatullah menguraikan tentang bagaimana mengimplementasikan kandungan isi Alquran dalam kehidupan sehari-hari sebagai siswa, guru, ASN, masyarakat, dan sebagainya.

Kepala SMAN 1 Gerung M Ridwan Helmy mengatakan, penekanan pada kegiatan Ramadan bagian dari implementasi visi dan misi sekolah. Yakni, berprestasi, berkarater cinta lingkungan bernuansa religius.

“Kita tekankan berkarakter dan cinta lingkungan bernuansa religius. Berkarakter secara khusus aspek spiritual anak-anak,” ucap Helmy.

Kegiatan ini tidak hanya dihadiri siswa muslim saja, namun juga siswa non muslim yang tergabung dalam ekskul. Pada intinya, tausyiah ini memberikan uraian hikmah melalui nuzulul quran kita implementasikan Alquran dalam meningkatkan pembelajaran.

“Selain kemuliaan bulan Ramadan, tuan guru juga menyampaikan kemuliaan pendidikan sebagai bagian dari apa yang ada di Alquran,” pungkasnya. (jay/r2)

Editor : Rury Anjas Andita
#ramadan #petunjuk #Sekolah #Bukber #SMAN #cinta lingkungan #Gerung