LombokPost - Ratusan siswa dan guru MAN 2 Mataram melakukan pemeriksaan kesehatan di aula madrasah setempat.
Para siswa dan guru mengecek hemaglobin (HB), tensi atau tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan.
Skrining kesehatan diinisiasi siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler (ekskul) Unit Kesehatan Sekolah (UKS) secara mandiri dengan pembimbingan doker dan pihak puskesmas.
Kegiatan sosial ini mendapat support dari Puskesmas Dasan Agung. Karena kegiatan ini baru kali pertama diadakan siswa secara mandiri.
“Kata pihak Puskesmas Dasan Agung skrining kesehatan baru pertama diadakan sekolah,” kata Panitia Skrining Kesehatan MAN 2 Mataram Muhammad Naswan Sakaerla.
Diutarakan, skrining kesehatan ini dibantu pembimbing atau pelatih seorang dokter.
Pada kegiatan skrining kesehatan, keluarga besar MAN 2 Mataram, baik itu siswa, guru, dan pegawai tata usaha bisa mengecek kesehatannya.
“Kami sekolah pertama yang mengajukan skrining kesehatan bagi siswa dan guru,” kata siswa kelas XI ini.
Jika ada siswa atau guru yang memiliki gejala tekanan darah tinggi atau beratnya turun maka pihaknya dibantu dokter akan memberikan solusi.
Siswa atau guru bisa melakukan konsultasi dengan dokter yang menjadi pembimbing ekskul UKS MAN 2 Mataram.
“Kami juga melibatkan apoteker pada kegiatan ini,” ucap siswa Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MANPK) MAN 2 Mataram ini.
Sejauh ini lanjut dia, baru enam kelas yang mengecek kesehatan.
Siswa dan guru bisa mengecek kesehatannya mulai 5 sampai 7 Mei.
Ia menyebutkan, skrining kesehatan akan menjadi program tahunan ekskul MAN 2 Mataram. Karena kegiatan ini membantu siswa dan guru menjaga kesehatan.
Sekaligus bisa mendeteksi penyakit dan diberikan solusi untuk mencegah atau mengobatinya.
Kepala MAN 2 Mataram H Lalu Syauki mangapresiasi apa yang diadakan ekskul UKS MAN 2 Mataram ini.
Karena kegiatan ini membantu siswa dan guru untuk mengetahui gejala atau penyakit yang ada pada dirinya.
“Selain itu, memberikan solusi untuk mencegah penyakit dalam diri siswa dan guru,” ujar Syauki.
Ia menyebutkan, siswa yang tergabung dalam beberapa ekskul di MAN 2 Mataram ini harus memiliki program. Untuk program ekskul UKS MAN 2 Mataram lebih kearah sosial.
Apa yang didapatkan siswa dalam ekskul ini diterapkan untuk membantu siswa dan guru menjaga kesehatan. “Ini program yang mulia,” pungkasnya. (jay/r2)
Editor : Redaksi Lombok Post