Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Top, Bocah Ajaib Asal NTB ini Sabet 4 Medali Internasional Bidang Matematika Sekaligus dalam Sebulan

Kimda Farida • Jumat, 9 Mei 2025 | 16:39 WIB
Qashiratut Tharfi Paranata
Qashiratut Tharfi Paranata

LombokPost--Masih ingat dengan bocah ajaib di bidang matematika bernama Qashiratut Tharfi Paranata atau akrab disapa Atut?

Dia kembali mengukir prestasi di kancah international dengan mengumpulkan empat medali sekaligus dalam kurun waktu satu bulan.

Atut yang masih duduk di bangku kelas 1 SD ini sebelumnya telah mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia di ajang final Thailand International Mathematics Olympiad (TIMO) di Chiang Mai, Thailand 21-23 Februari 2025.

Perhelatan tersebut diikuti kurang lebih 800 orang peserta dari 17 negara. 

Kemudian, Atut kembali mengikuti empat olimpiade berskala international selama bulan Maret 2025.

Pertama, Atut meraih medali emas di final Future Intelligence Students Olympiad (FISO) pada 1 Maret 2025 lalu.

FISO adalah kompetisi akademik internasional yang ditujukan untuk siswa TK hingga kelas 12. 

Kompetisi ini mencakup berbagai mata pelajaran seperti matematika, bahasa Inggris, sains, dan seni dan teknologi digital. 

Baca Juga: Syuting Gal Gadot di London Diserbu Demonstran Pro-Palestina, Langsung Cabut dari Lokasi!

FISO bertujuan memotivasi dan meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis, memecahkan masalah, dan berkolaborasi. 

Qashiratut Tharfi Paranata (istimewa)
Qashiratut Tharfi Paranata (istimewa)

FISO juga memiliki cabang lain seperti Brilliance Intelligence Students Olympiad (BISO).

Prestasi kedua, Atut kembali meraih emas di Final Big Bay Cup di tanggal 15 Maret.

Medali emas juga direngkuh Atut pada lomba ⁠Heat Round Spirit of Math Contest di tanggal 22 Maret.

Terakhir, murid di salah satu sekolah Islam di Mataram ini ⁠berhasil meraih juara di Bulgarian Mathematics Without Borders Spring 2025 di tanggal 23 Maret.

Pada kompetisi ini, Atut berhasil menyabet medali perunggu.

Sampai saat ini Atut sudah mengumpulkan 14 medali international bidang matematika di usianya yang baru 7 tahun, dengan rincian 7 medali emas, 2 medali perak dan 5 medali perunggu.

BIKIN BANGGA: Qashiratut Tharfi Paranata atau Atut, bocah 7 tahun asal NTB kembali menambah koleksi medalinya di kompetisi internasional di bidang matematika. (Istimewa)
BIKIN BANGGA: Qashiratut Tharfi Paranata atau Atut, bocah 7 tahun asal NTB kembali menambah koleksi medalinya di kompetisi internasional di bidang matematika. (Istimewa)

Prestasi ini merupakan bukti bahwa kerja keras, dedikasi, semangat juang yang tinggi serta dukungan penuh dari orangtua dan semua pihak kita bisa mencapai hal-hal yang luar biasa walaupun di usia yang masih sangat belia. 

Semoga dengan prestasi ini menjadi lembaran baru untuk lebih membuka kesuksesan gemilang di masa mendatang untuk Atut agar tetap semangat belajar, berkembang dan dapat memberikan dampak positif bagi dunia. (ksj) 

Editor : Kimda Farida
#Jagoan Matematika Asal NTB #siswa berprestasi #Qashiratut Tharfi Paranata #Atut