LombokPost- SMPN 3 Mataram mengusulkan menerima 160 siswa pada petunjuk teknis (juknis) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram tahun ini.
Pada tahun ajaran 2025/2026, sekolah menargetkan terima 160 siswa yang terbagi dalam lima rombongan rombongan belajar (rombel) sesuai dengan ruang kelas yang tersedia.
Kepala Sekolah SMPN 3 Mataram Suherman menuturkan, target ini didasarkan pada analisis kebutuhan dan kapasitas sekolah yang memadai.
Ia ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siswa di wilayah Ampenan untuk mengenyam pendidikan.
Hanya saja target ini tidak tercapai pada tahun lalu.
“Tahun lalu target kita lima rombel, tapi yang terpenuhi hanya empat rombel,” ucap Suherman.
Ia membeberkan, target siswa pada SPMB tahun lalu tidak tercapai karena sejumlah sekolah menerima siswa tidak sesuai juknis SPMB.
Terutama pada jalur zonasi tidak sesuai harapan.
“Anak di wilayah Ampenan banyak daftar di sekolah yang ada di Kecamatan Selaparang dan Mataram pada jalur zonasi. Anehnya, calon siswa yang daftar diluar zonasi diterima, harusnya ditolak,” kesal Suherman.
Ia menyebutkan, SMPN 3 Mataram bisa menampung siswa hingga delapan rombel.
Karena banyak ruangan yang bisa dimanfaatkan untuk menampung siswa.
“Delapan rombel bisa kita tampung,” ucap Suherman.
Kini, SMPN 3 Mataram banyak perubahan, terutama dari tampilan sekolah banyak memiliki bangunan baru.
Kantin sekolah yang dulunya tidak tertata dimanfaatkan menjadi perpustakaan.
“Di depan pintu masuk sekarang ada ruang UKS (Unit Keshatan Sekolah),” pungkasnya.***
Editor : Kimda Farida