LombokPost - Jumlah siswa pada Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDM) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lombok Barat (Lobar), provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun ini meningkat drastis. Dari 181 siswa kelas XII yang keluar, ada 260 peserta yang mendaftar yang dibagi dalam sepuluh rombongan belajar (rombel).
Meningkatnya jumlah siswa baru di madrasah yang lokasinya di Jalan Imam Bonjol, Gerung Utara, Lombok Barat ini membuat Ruang Perpustakaan disekat untuk dimanfaatkan sebagai ruang kelas.
Kepala MAN Lombok Barat H Abdul Azis Faradi mengatakan, banyaknya jumlah siswa yang mendaftar membuat pihak madrasah menyekat ruang perpustakaan menjadi ruang kelas. Karena jumlah siswa yang keluar tidak sebanding dengan jumlah yang masuk.
“Siswa yang keluar enam kelas, sedangkan yang masuk sepuluh kelas. Satu kelas maksimal isinya 35 siswa,” kata Azis.
Diutarakan, 260 siswa baru MAN Lombok Barat akan melaksanakan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) akhir Juni. Dalam kegiatan ini akan dilakukan uji publik penelusuran bakat dan minat siswa. Seperti ekstrakurikuler (ekskul) Karate, Pencak Silat, Bulutangkis, Tahfiz, dan berbagai ekskul lainnya.
Penelusuran bakat dan minat sengaja dilakukan agar mudah dilakukan pembinaan begitu siswa masuk nantinya.
“Pembinaan bakat dan minat anak kita lakukan diawal, beda dengan tahun lalu kita lakukan di akhir,” kata Azis.
Ia menyebutkan, penelusuran bakat dan minat berdasarkan sertifikat dan nilai rapor anak.
Siswa yang memiliki kompetensi akademik dan non akademik bisa dilihat dengan nilai rapor dan sertifikat atau penghargaan yang didapatkan pada lomba atau kejuaraan.
“Kami juga kerja sama dengan pihak luar mengembangkan kemampuan siswa dalam bahasa Inggris,” tutur Azis.
Baca Juga: Alfariqi, Siswa MAN 1 Mataram Terbaik Lomba Speech Tingkat Nasional
Ia menambahkan, siswa baru di MAN Lombok Barat berasal dari lulusan pondok pesantren (ponpes) dari berbagai daerah. Ada dari Sekotong, Narmada, dan wilayah Lombok Tengah.
Editor : Siti Aeny Maryam